PADANG, RADARSUMBAR.COM — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meresmikan Ruang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kantor Pusat Bank Nagari, di Jalan Pemuda nomor 21 Kota Padang, Minggu (17/8). Kehadiran Ruang PPID di Bank Nagari menjadi langkah maju dalam pengelolaan informasi publik.
Kehadiran ruang PPID ini tentu saja menjadi langkah strategis dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, khususnya di lingkungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).”
“Keberadaan PPID sangatlah penting sebagai pintu bagi masyarakat untuk mengakses informasi yang benar, terarah dan bermanfaat,” kata Mahyeldi saat itu.
“Kita berada dalam era keterbukaan. Semuanya serba transparan. Kehadiran PPID menjadi wadah agar masyarakat bisa memperoleh informasi yang akurat sekaligus membangun kepercayaan publik,” lanjutnya.
Meski demikian, Mahyeldi mengingatkan perlunya batasan dalam keterbukaan informasi. Ia menekankan peranan Komisi Informasi (KI) untuk lebih selektif dalam menyaring permintaan sengketa informasi.
“Tidak semua informasi harus dibuka ke publik. Ada informasi yang bersifat terbatas dan wajib dijaga kerahasiaannya,” ingat Mahyeldi.
Ke depan, Gubernur mendorong agar seluruh BUMD di Sumbar mengikuti langkah Bank Nagari dengan membentuk PPID.
Menurutnya, hal ini penting untuk memastikan prinsip transparansi dan akuntabilitas berjalan serentak di berbagai lembaga.
Dalam kesempatan itu, Mahyeldi juga mengapresiasi kontribusi Bank Nagari yang konsisten mendukung pembangunan proyek-proyek strategis di Sumbar.
Mengingat, besarnya kontribusi untuk daerah, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat dukungan terhadap Bank Nagari.
“Bagi pelaku usaha yang menjalankan operasional bisnisnya di Sumbar diharapkan membuka rekening di Bank Nagari. Mari kita dukung Bank Nagari untuk tumbuh dan berkontribusi lebih besar bagi daerah,” ungkapnya.
Gubernur Mahyeldi menutup sambutannya dengan harapan agar Bank Nagari semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau, baik di kampung halaman maupun di perantauan.
Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengharapkan, kehadiran Ruang PPID di Bank Nagari diharapkan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar Bank Nagari.
“PPID diharapkan menjadi jembatan penghubung Bank Nagari dengan publik dan nasabah. Sehingga, harapan kami dengan hadirnya (PPID) akan meningkatkan layanan dan kepercayaan masyarakat ke Bank Nagari,” katanya.
Hadir di pada kesempatan itu antara lain Komisaris Bank Nagari Andri Yulika dan Manar Fuadi, Direktur Operasional Zilfa Efrizon, Direktur Kepatuhan Sukardi, Direktur Keuangan Roni Edrian, para pemimpin divisi, Pimpinan BI Sumbar, Pimpinan OJK, Kadis Kominfotik Sumbar Siti Aisyah, Kabiro Adpim Mursalim, Kabiro Umum Edi Dharma, Ketua PWI Sumbar Widya Navies, para wartawan senior serta tokoh pers Sumbar Basril Basyar dan Heranof Firdaus.
Lebih jauh Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat Musfi Yendra menyebutkan, dengan adanya PPID di Bank Nagari, informasi dapat disediakan secara proaktif—mulai dari laporan kinerja, kegiatan tanggung jawab sosial (CSR), hingga prosedur pengaduan nasabah—sehingga publik tidak perlu menebak-nebak atau berspekulasi.
Kegiatan peresmian Ruang PPID Bank Nagari ini, turut dimeriahkan oleh Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan (Sekper) Bank Nagari yang berhasil memukau para undangan dengan musikalisasi puisi. (rdr)





