LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, terus menggencarkan pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mempercepat capaian layanan deteksi dini kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pasaman, Sandra Mida, SKM, mengatakan bahwa percepatan dilakukan dengan mengerahkan tenaga kesehatan langsung ke lapangan.
“Layanan CKG digencarkan lewat petugas kesehatan yang turun langsung ke sekolah, kantor pemerintahan, hingga ke nagari-nagari. Juga melibatkan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, pustu, dan bidan desa,” ujarnya di Lubuk Sikaping, Kamis (14/8/2025).
Dinas Kesehatan juga rutin mengadakan rapat koordinasi dengan para kepala puskesmas, serta memberikan pelatihan teknis kepada tenaga kesehatan agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar.
Namun, Sandra mengakui bahwa rendahnya kesadaran masyarakat menjadi kendala utama.
“Banyak yang merasa tidak perlu cek kesehatan karena tidak merasa sakit. Padahal ini program gratis dan sangat penting untuk deteksi dini,” jelasnya.
CKG merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat serta memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi warga yang selama ini sulit menjangkau pemeriksaan medis secara rutin.
“Program ini juga penting untuk pengumpulan data kondisi kesehatan masyarakat sebagai dasar perencanaan kebijakan kesehatan ke depan,” tambah Sandra.
Ia menjelaskan, untuk mengikuti layanan ini, masyarakat cukup datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan membawa KTP atau KK, tanpa dipungut biaya.
Hingga sore ini, capaian layanan CKG di Kabupaten Pasaman telah mencapai 7,95 persen, atau 25.687 jiwa dari target 322.934 orang.
“Capaian terus meningkat setiap harinya,” tutup Sandra. (rdr/ant)






