SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mendampingi tim gabungan dari pusat dalam melakukan survei tiga lokasi calon pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di daerah tersebut.
“Benar, hari ini tim gabungan telah melakukan survei di tiga lokasi. Dari ketiganya, satu lokasi dinyatakan tidak memenuhi persyaratan,” kata Wakil Sekretaris II Satgas Percepatan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis Pasaman Barat, Ekadiana Oktavia, di Simpang Empat, Kamis (14/8/2025).
Tiga lokasi yang disurvei adalah Kompleks Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lembah Melintang, Kompleks SD 03 Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, dan Kompleks BPP Nagari IV Koto, Kecamatan Kinali.
Dari tiga lokasi tersebut, BPP Kecamatan Lembah Melintang tidak memenuhi syarat karena akses jalan terlalu sempit (kurang dari tiga meter), ketiadaan sumber air, serta lahan yang tidak cukup luas.
“Tahap selanjutnya adalah melengkapi dokumen pendukung untuk pembangunan yang akan dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” ujar Ekadiana.
Rencananya, dapur gizi SPPG akan mulai beroperasi pada Desember 2025, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Fasilitas ini akan melayani siswa TK, SD, SMP, SMA, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dalam radius maksimal 20 menit perjalanan dari titik SPPG.
“Satu unit SPPG ditargetkan mampu melayani 3.000 penerima manfaat per hari,” katanya.
Survei lapangan ini melibatkan tim gabungan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Gizi Nasional (BGN), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Pasaman Barat, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura. (rdr/ant)






