EKONOMI

PLN Sudah Pasang 500 SPKLU Tiang Listrik, Target 1.000 Tahun Ini

2
×

PLN Sudah Pasang 500 SPKLU Tiang Listrik, Target 1.000 Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
PLN operasikan 616 SPKLU di 237 lokasi di Indonesia untuk memudahkan pengguna kendaraan listrik saat mudik. (ANTARA/HO-PLN)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – PT PLN (Persero) terus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik nasional dengan memasang 500 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN EYE atau pole mounted charger dari target 1.000 unit yang ditargetkan rampung pada 2025.

“Untuk SPKLU tiang listrik, target tahun ini sebanyak 1.000 unit, dan saat ini sudah terpasang sekitar 500 unit yang terus bertambah,” ujar Vice President Teknologi dan Inkubasi Produk Niaga PLN, Nuraida Puspitasari, di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

SPKLU PLN EYE memanfaatkan tiang listrik eksisting milik PLN sebagai solusi pengisian daya kendaraan listrik di ruang publik yang tidak memerlukan lahan tambahan.

Namun, dalam implementasinya, PLN masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk aspek pemeliharaan dan keamanan pengguna. Meskipun demikian, PLN terus melakukan penyempurnaan agar SPKLU tersebut semakin mudah diakses dan aman digunakan oleh konsumen kendaraan listrik.

“Untuk SPKLU jenis ini, belum kami buka kemitraan karena masih menggunakan tiang-tiang eksisting PLN. Kemitraan hanya dilakukan pada SPKLU yang membutuhkan lahan khusus,” jelas Nuraida.

Menurut data PLN, saat ini terdapat dua tipe kapasitas SPKLU PLN EYE, yakni 7 kilo Watt (kW) dan 22 kW. Keduanya didesain oleh PLN Enjiniring dengan dua model pemasangan: menempel di luar (tiang beton) dan di dalam tiang (tiang besi).

Ke depan, PLN akan melakukan asesmen dan standardisasi terhadap semua SPKLU tipe pole mounted agar dapat digunakan secara lebih luas dan efisien.

Hingga saat ini, PLN telah menyediakan lebih dari 4.000 unit SPKLU di berbagai titik di Indonesia. SPKLU tiang listrik menjadi bagian dari infrastruktur itu, yang bertujuan memudahkan pengguna kendaraan listrik menjangkau fasilitas pengisian daya resmi.

“Sudah lebih dari 4.000 SPKLU terpasang di seluruh Indonesia, termasuk SPKLU tiang listrik ini,” tutup Nuraida. (rdr/ant)