PASAMAN

BPBD Pasaman Imbau Waspada Cuaca Ekstrem, Longsor dan Banjir Ancam Sejumlah Wilayah

0
×

BPBD Pasaman Imbau Waspada Cuaca Ekstrem, Longsor dan Banjir Ancam Sejumlah Wilayah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi cuaca ekstrem. (net)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (net)

LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul tingginya curah hujan yang tengah melanda wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman, Desrianti, mengatakan cuaca ekstrem dapat memicu bencana seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang di sejumlah titik rawan.

“Saat ini intensitas hujan sangat tinggi. Kami minta masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, lereng bukit, dan kawasan jalan lintas, untuk siaga menghadapi potensi bencana,” ujar Desrianti, Senin (11/8).

Desrianti menyebutkan beberapa wilayah rawan banjir seperti Bonjol, Lubuk Sikaping, Panti, dan Rao Selatan—terutama kawasan yang berada di sepanjang sungai besar. Sementara itu, kawasan perbukitan dan lereng di beberapa nagari berpotensi longsor saat hujan deras.

Khusus untuk pengendara, ia mengingatkan agar berhati-hati saat melintasi jalur rawan longsor dan pohon tumbang, seperti di ruas Rimbo Panti–Talu, Lurah Berangin di Bonjol, serta Koto Tangah–Rimbo Malampah.

“Jalan-jalan ini sering terjadi longsor atau pohon tumbang saat hujan lebat. Harap kurangi kecepatan dan selalu waspada,” ujarnya.

BPBD bersama pemerintah nagari terus melakukan edukasi dan mitigasi bencana, termasuk patroli rutin serta penyuluhan untuk menekan risiko korban jiwa.

“Kami juga mendukung program penghijauan untuk mencegah bencana jangka panjang. Terakhir, bersama komunitas Sayang Bumi Pasaman, kami menanam 500 batang pohon di kawasan Embung Bubusan, Kecamatan Simpati,” tambah Desrianti.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pasaman, Wenny Thamsil, turut mengimbau pengendara untuk waspada di jalur Koto Tangah–Rimbo Malampah, yang juga dikenal rawan longsor dan pohon tumbang. (rdr/ant)