LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menyiapkan 1.000 dosis vaksin rabies untuk hewan peliharaan jenis anjing dan kucing. Vaksinasi diberikan secara gratis sebagai langkah antisipatif terhadap penularan rabies di wilayah tersebut.
Sekretaris Dinas Pertanian Pasaman, drh. Listiyanto, mengatakan kegiatan ini melibatkan seluruh dokter hewan yang bertugas di empat Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) yang tersebar di kabupaten itu.
“Ada 1.000 dosis vaksin kami siapkan. Sampai saat ini sudah 920 dosis disuntikkan secara gratis,” ujarnya di Lubuk Sikaping, Senin (11/8).
Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 5.000 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) di Pasaman yang menjadi fokus pengawasan. Vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya memutus rantai penularan rabies serta mencegah potensi wabah di masyarakat.
“Kami sangat konsen dengan pencegahan rabies. Seluruh upaya kami kerahkan, termasuk melalui percepatan vaksinasi,” tegasnya.
Selama delapan bulan terakhir, Pasaman tidak mencatat adanya kasus rabies. Wilayah yang selama ini dinilai rawan, seperti Kecamatan Dua Koto dan Rao, juga belum menunjukkan tanda-tanda adanya penularan.
“Ini menunjukkan hasil positif dari pelaksanaan vaksinasi yang rutin kami lakukan,” kata Listiyanto.
Meski demikian, pengawasan tetap diperketat. Pemerintah daerah terus menjalin koordinasi dengan stakeholder di tingkat nagari hingga kejorongan untuk melaporkan bila ditemukan hewan yang menunjukkan gejala rabies.
“Jika ditemukan hewan dengan ciri-ciri rabies, kami akan segera turun untuk melakukan penanganan cepat,” tutupnya. (rdr/ant)






