BERITA

Mengenang Masa Operasi Militer, Prabowo Beri Penghargaan Pangkat Tinggi ke Rekan Perjuangan

0
×

Mengenang Masa Operasi Militer, Prabowo Beri Penghargaan Pangkat Tinggi ke Rekan Perjuangan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym/aa.

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan kenaikan pangkat kehormatan kepada tujuh purnawirawan TNI dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8).

Dalam upacara tersebut, Presiden menyematkan langsung tanda pangkat kehormatan bintang tiga (Letnan Jenderal dan Marsekal Madya) kepada enam purnawirawan, serta pangkat bintang dua (Mayor Jenderal) kepada satu purnawirawan.

Ketujuh penerima penghargaan tersebut adalah:

  • Letjen TNI Kehormatan (Purn) Valentinus Suhartono Suratman
  • Marsda TNI Kehormatan (Purn) Bambang Eko Suhariyanto
  • Letjen TNI Kehormatan (Purn) Chairawan Kadarsyah Kadirussalam Nusyirwan
  • Letjen TNI Kehormatan (Purn) Musa Bangun
  • Letjen TNI Kehormatan (Purn) Glenny Kairupan
  • Letjen TNI Kehormatan (Purn) Tony SB Hoesodo
  • Mayjen TNI Kehormatan (Purn) Taufik Hidayat

Presiden Prabowo menyebut bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka yang dinilai luar biasa semasa bertugas di TNI, terutama dalam berbagai operasi militer.

Beberapa di antara mereka merupakan sahabat dan rekan seperjuangan Prabowo saat bertugas di lapangan. Salah satunya adalah Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman atau Tono Suratman, lulusan Akmil 1975, yang oleh Prabowo disebut sebagai salah satu perwira terbaik dalam sejarah TNI.

Tono pernah bertugas bersama Prabowo di Timor-Timur—Prabowo sebagai komandan kompi, sementara Tono sebagai komandan peleton. Ia juga sempat dipercaya memimpin SMA Taruna Nusantara oleh Prabowo saat menjabat Menteri Pertahanan.

Ada juga Letjen TNI (Purn) Chairawan Kadirussalam, purnawirawan yang dikenal dalam bidang intelijen dan sempat menjadi Asisten Khusus IV Menhan.

Letjen TNI (Purn) Musa Bangun, yang memiliki rekam jejak panjang di TNI AD dan kini aktif di dunia bisnis, juga termasuk penerima penghargaan. Ia merupakan salah satu tokoh yang disebut dalam buku “Kepemimpinan Militer 2” karya Prabowo.

Sosok lainnya, Letjen TNI (Purn) Glenny Kairupan, dikenal dekat dengan Prabowo sejak sama-sama menempuh pendidikan di Akmil tahun 1970. Glenny menjadi bagian dari misi-misi evakuasi prajurit dalam berbagai operasi berat, termasuk di Timor-Timur dan Papua.

Dalam bukunya “Kepemimpinan Militer 1”, Prabowo menyebut Glenny sebagai sosok patriotik yang tak pernah ragu turun ke medan operasi meski dalam kondisi sulit.

Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan negara atas dedikasi dan pengabdian para prajurit TNI yang telah berkontribusi besar dalam menjaga kedaulatan bangsa. (rdr/ant)