PADANG, RADARSUMBAR.COM – Aktivis kemanusiaan sekaligus pendiri Forum Pengurangan Risiko Bencana Kota Padang, Zulkifli mempertanyakan independensi panitia penilai dalam proses penetapan Warga Kehormatan Kota Padang Tahun 2025.
Ia menilai objektivitas dan integritas panitia harus dijaga agar penghargaan benar-benar diberikan kepada sosok yang layak dan memiliki rekam jejak jelas di bidang kemanusiaan.
“Pemerintah kota harus memberikan penghargaan kepada individu yang benar-benar memiliki dedikasi nyata dalam aksi kemanusiaan, bukan karena kedekatan atau motif politik,” ujar Zulkifli, yang juga menjabat Ketua Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang, Kamis (7/8/2025).
Ia mengingatkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap kerja-kerja kemanusiaan yang seringkali dilakukan dalam diam dan tanpa pamrih.
“Jangan nodai penghargaan kemanusiaan dengan kepentingan politik. Ini soal penghormatan terhadap mereka yang telah berjuang tanpa sorotan,” tegas penerima Warga Kehormatan Kota Padang tahun 2013 ini.
Zulkifli juga mengimbau agar para pengambil kebijakan menghindari intervensi politik dalam proses penilaian. Ia berharap penghargaan diberikan secara murni kepada mereka yang memiliki kontribusi nyata di lapangan.
“Penghargaan ini harus menjadi simbol penghormatan terhadap nilai kemanusiaan, bukan ajang pembagian jasa atau pencitraan,” pungkas Ketua LPS Kelurahan Kurao Pagang ini. (rdr)






