SOLOK, RADARSUMBAR.COM – Dinas Pertanian Kota Solok, Sumatera Barat, memastikan bahwa stok pupuk bersubsidi di wilayah tersebut masih tersedia dan terdistribusi dengan baik di semua titik, meskipun penyerapan pupuk oleh petani menurun akibat musim kemarau.
“Pupuk subsidi tersedia, tapi musim kemarau menyebabkan para petani menunda aktivitas tanam, sehingga penyerapan pupuk juga ikut turun,” kata Kepala Bidang Agribisnis, Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Kota Solok, Amora, Senin (29/7).
Dinas Pertanian bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kota Solok melakukan pemantauan langsung ke sejumlah kios pengecer dan kelompok tani, seperti Kios Shanum Tani, Kelompok Tani Bunga Padi, dan Kelompok Tani Harapan Maju.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa distribusi pupuk bersubsidi masih berjalan sesuai prosedur dan telah disalurkan kepada petani yang berhak.
Beberapa pengecer juga mengonfirmasi bahwa permintaan pupuk dari kelompok tani saat ini menurun seiring penundaan masa tanam akibat kekeringan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan DPKUKM Kota Solok, Hasrul Hendri, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawasi distribusi dan kualitas pupuk bersubsidi di lapangan untuk memastikan ketepatan sasaran.
“Kami akan terus melakukan pemantauan agar pupuk bersubsidi benar-benar sampai kepada petani yang membutuhkan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Solok menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan memastikan ketersediaan pupuk untuk menjaga produktivitas serta kesejahteraan petani di tengah tantangan iklim. (rdr/ant)






