PADANG, RADARSUMBAR.COM – Seorang warga sipil bernama Joni Hendra, asal Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/7/2025).
Joni, yang sehari-hari tinggal di Jambi dan merantau ke Papua untuk bekerja, menjadi korban penembakan saat sedang melayani pembeli pinang di kiosnya. Menurut laporan Satgas Damai Cartenz, pelaku menembak korban dari jarak sekitar tujuh meter menggunakan senjata api laras pendek.
“Pelaku langsung mendekat ke kios dan menembak korban dari jarak dekat,” kata Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/7).
Korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Bilorai pada pukul 13.45 WIT, lima menit setelah penembakan, namun nyawanya tidak tertolong karena luka serius di tubuhnya.
Pukul 13.55 WIT, personel Satgas Damai Cartenz segera mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga.
Kombes Pol Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi aksi teror KKB.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kami imbau masyarakat memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku,” ujarnya.
Kabar duka tersebut pertama kali diketahui publik lewat unggahan istri korban, Wilda Oktafia, melalui siaran langsung di Facebook. Dalam unggahannya, Wilda mengungkapkan kesedihannya atas kepergian sang suami, yang sempat berjanji akan pulang kampung untuk beristirahat.
Penembakan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh KKB. Sebelumnya, dua warga sipil juga dilaporkan tewas di kawasan Yahukimo dan Intan Jaya.
Satgas Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku dan menjamin keamanan masyarakat di wilayah Papua Tengah. (rdr)





