MANADO, RADARSUMBAR.COM – Kepala Zona Maritim Tengah Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Pertama Teguh Prasetyo, mengonfirmasi dua orang meninggal dunia akibat insiden kebakaran kapal KM Barcelona V di perairan Pulau Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
“Nantinya jumlah korban bisa bertambah karena proses evakuasi masih berlangsung. Data ini berdasarkan informasi yang masuk ke Pangkalan Armada Serei,” ujar Teguh di Dermaga Pangkalan Armada Serei, Minggu (21/7).
Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini jumlah penumpang yang berhasil diselamatkan tercatat sebanyak 294 orang. Data akan terus diperbarui oleh instansi terkait.
Menurutnya, penyebab terbakarnya KM Barcelona V masih dalam penyelidikan dan akan didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang.
KM Barcelona V diketahui berlayar dari Pelabuhan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, menuju Pelabuhan Manado. Namun kapal mengalami kebakaran sebelum tiba di tujuan, tepatnya di sekitar perairan Pulau Talise.
Bakamla RI, bersama Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dan sejumlah instansi seperti Polda Sulut, Lantamal, SAR Manado, Dinas Perhubungan, dan lainnya bergerak cepat dalam upaya evakuasi penumpang.
“Semua pihak langsung merespons dan bergerak cepat melakukan evakuasi,” katanya.
Teguh juga memberikan apresiasi kepada warga dan nelayan setempat yang turut membantu proses penyelamatan korban.
Insiden kebakaran KM Barcelona V terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Para korban dievakuasi ke permukiman penduduk di Pulau Gangga II. (rdr/ant)






