AGAM

2025, Gunung Marapi Masuk Prioritas Modernisasi Alat Pemantauan Vulkanik

0
×

2025, Gunung Marapi Masuk Prioritas Modernisasi Alat Pemantauan Vulkanik

Sebarkan artikel ini
Sejumlah warga melintas di area persawahan dengan latar Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ((ANTARA/Muhammad Zulfikar).

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Gunung Marapi yang terletak di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, masuk dalam daftar prioritas nasional untuk modernisasi sistem pemantauan aktivitas vulkanik pada tahun 2025.

Modernisasi ini merupakan bagian dari program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menyasar gunung api dengan tingkat erupsi tinggi di Indonesia.

“Pada 2025, beberapa gunung api akan mendapatkan tambahan atau pembaruan alat pemantauan. Salah satunya adalah Gunung Marapi,” ujar Teguh Purnomo, Petugas Pos Gunung Api (PGA) Marapi di Bukittinggi, Minggu (20/7/2025).

Peralatan baru yang akan dipasang mencakup seismograf (untuk mendeteksi gempa dan getaran vulkanik), tiltmeter (untuk memantau tekanan dari dalam dapur magma), serta GPS geodetik (untuk mendeteksi pergeseran atau deformasi permukaan bumi).

“Modernisasi ini bertujuan meningkatkan akurasi data aktivitas vulkanik dan memberikan informasi lebih cepat serta valid kepada masyarakat,” jelas Teguh.

Saat ini, Gunung Marapi telah memiliki sembilan stasiun pemantauan yang tersebar di berbagai titik. Namun sebagian peralatannya sudah mulai usang dan kurang efektif, sehingga perlu diperbarui dengan versi jangka panjang yang akan mulai dipasang pada semester II tahun ini.

Teguh menyebutkan bahwa peralatan baru rencananya akan ditempatkan di lereng selatan, timur laut, dan barat daya Gunung Marapi. Lokasi itu dipilih karena fluida magma di gunung api bersifat dinamis dan bisa berpindah arah secara tidak terduga.

“Setiap alat pemantauan punya masa kerja berbeda. Alat yang akan datang ini dirancang untuk pemantauan jangka panjang,” tambah Teguh.

Untuk pemasangan permanen, pihak PGA akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mengingat kawasan Gunung Marapi masuk dalam area hutan lindung yang berada di bawah kewenangan kementerian.

Selain Marapi, beberapa gunung lain juga masuk dalam skema modernisasi, di antaranya Gunung Talang (sudah operasional), Gunung Kerinci, Gunung Dempo, Gunung Baka, dan Gunung Krakatau di Lampung. (rdr/ant)