SAWAHLUNTO, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, mengajukan dukungan ke Kementerian Pertanian RI untuk pembangunan rumah potong hewan (RPH) dan renovasi pusat kesehatan hewan (Puskeswan) sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan veteriner dan keamanan pangan.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan langsung dua usulan prioritas tersebut dalam audiensi bersama Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (8/7).
“Kita ingin memastikan masyarakat mengonsumsi pangan asal hewan yang aman, higienis, dan memenuhi standar. Karena itu, pembenahan dimulai dari hulu—yakni infrastruktur RPH dan layanan kesehatan hewan,” ujar Riyanda.
Proposal yang diajukan mencakup pembangunan sarana dan prasarana RPH serta renovasi dan pengadaan perlengkapan untuk Puskeswan. Kedua fasilitas tersebut dinilai krusial dalam menjamin kesehatan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Sawahlunto, Henny Purwaningsih, yang turut mendampingi dalam audiensi, menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian menyambut positif usulan tersebut.
“Direktorat Kesmavet menyatakan dukungan penuh dan mendorong percepatan pelaksanaannya melalui sinergi lintas pihak,” ujarnya.
Audiensi ini juga didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kota dan provinsi dalam penguatan sektor veteriner.
Wali Kota Riyanda menambahkan, pembangunan RPH dan Puskeswan tidak hanya berdampak pada aspek teknis, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan masyarakat.
“RPH bukan sekadar fasilitas pemotongan, tapi bagian dari sistem keamanan pangan. Proses penyembelihan harus memenuhi prosedur kesehatan dan kehalalan demi ketenangan masyarakat,” katanya.
Program ini, lanjut dia, selaras dengan kebijakan nasional terkait ketahanan pangan dan kesehatan hewan, serta membuka peluang peningkatan ekonomi lokal melalui layanan veteriner yang memenuhi standar nasional.
Pemko Sawahlunto berharap dukungan pemerintah pusat dan provinsi dapat mempercepat realisasi program ini sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (rdr/ant)




