LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, resmi meluncurkan program ambulans gratis bernama Siaga Ambulance Gratis Pasaman (SIGAP) sebagai langkah strategis peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Program ini diresmikan oleh Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati Parulian Dalimunte dan jajaran Pemkab Pasaman di halaman kantor bupati, Senin (7/7).
Bupati Welly menegaskan bahwa SIGAP bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata yang akan dikawal pelaksanaannya agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Layanan ini meliputi penjemputan pasien sesuai rekomendasi medis dari rumah ke fasilitas kesehatan, antar pasien antar fasilitas kesehatan, serta pengantaran jenazah dalam wilayah Pasaman, termasuk ke tempat pemakaman.
“Pemkab Pasaman memutuskan layanan ambulans tidak lagi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan dialihkan sebagai layanan sosial yang ditanggung daerah,” kata Welly.
Masyarakat dapat mengakses layanan dengan menghubungi nomor Hallo SIGAP 0822-99-6000-40.
Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol Pasaman, dr. Yong Marzuali, menyampaikan bahwa saat ini tersedia tujuh unit ambulans khusus untuk program SIGAP, ditambah ambulans yang sudah ada di Puskesmas dan rumah sakit daerah.
Layanan ini khusus untuk warga Pasaman dengan pengantaran jenazah di wilayah kabupaten, sedangkan untuk rujukan antar fasilitas kesehatan, biaya ambulans tetap ditanggung BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, ambulans pengantar jenazah dikenakan tarif dan menjadi sumber PAD dengan pendapatan sekitar Rp180 juta per tahun.
“Program ini prioritas kami untuk memberikan kemudahan dan keadilan layanan kesehatan bagi masyarakat Pasaman,” tegas dr. Yong. (rdr/ant)






