BERITA

Pustaka Steva Hadirkan 25 Cerpen Reflektif “Cara Kerja Tuhan” Karya Maulidan Siregar

0
×

Pustaka Steva Hadirkan 25 Cerpen Reflektif “Cara Kerja Tuhan” Karya Maulidan Siregar

Sebarkan artikel ini
Tampilan depan buku "Cara Kerja Tuhan" karya Maulidan Siregar yang telah ada di Pustaka Steva, Padang, Sumatera Barat. (Radarsumbar/Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Penulis Maulidan Rahman Siregar meluncurkan karya terbarunya yang berjudul “Cara Kerja Tuhan”, sebuah kumpulan cerpen yang mengeksplorasi berbagai aspek kehidupan manusia melalui sudut pandang spiritual yang unik.

Buku setebal 140 halaman ini kini telah tersedia di Pustaka Steva, Kota Padang, Sumatera Barat dan menawarkan pengalaman membaca yang mendalam bagi para pecinta sastra Indonesia.

Koleksi cerpen ini menyajikan 25 cerita pendek yang mengangkat tema-tema universal seperti kehilangan, cinta, luka, dan berbagai situasi absurd dalam kehidupan sehari-hari.

Siregar menggunakan pendekatan naratif yang berani dengan menghadirkan karakter-karakter yang kompleks, termasuk tokoh babi, atheis yang tetap menjalankan salat, hingga sosok ibu yang berjuang demi kelangsungan hidup anak-anaknya.

Pembuka buku ini menghadirkan narasi tentang konsep waktu, harapan, dan kematian yang dibungkus dalam nuansa kebahagiaan.

Salah satu cerita yang menjadi sorotan adalah cerita ke-22 yang menampilkan kalimat kontroversial “Menjadi babi saja sudah haram”, yang bukan sekadar berfungsi sebagai provokasi, melainkan mengundang pembaca untuk merenungkan kembali nilai-nilai yang selama ini dianggap absolut.

Kisah cinta yang kompleks juga menjadi daya tarik tersendiri dalam koleksi ini. Siregar menghadirkan tokoh lelaki yang mengalami kehilangan cinta dan memilih menjadi atheis, namun tetap melaksanakan ritual keagamaan seperti salat, mengaji, dan berdoa.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa dalam karya Siregar, iman dan keraguan tidak selalu bertentangan, bahkan keduanya dapat berdampingan dalam merefleksikan kehidupan.

Konflik yang diangkat dalam buku ini mencakup spektrum yang luas, mulai dari permasalahan agama, sosial, politik, hingga dunia kepenulisan itu sendiri.

Siregar menggunakan gaya bahasa puitis yang khas, mencerminkan latar belakangnya sebagai pecinta puisi. Setiap cerita disajikan dengan emosi yang berbeda-beda, ada yang getir, menggelitik, bahkan perpaduan keduanya.

Para pembaca memberikan respons positif terhadap koleksi cerpen ini. Mereka menilai cerita-cerita dalam buku ini sangat relatable karena menggunakan latar tempat yang familiar seperti kota-kota yang dikenal masyarakat Indonesia, namun disajikan dalam situasi yang ekstrem.

Beberapa cerita bahkan digambarkan mampu memberikan sensasi yang menegangkan bagi pembaca. Meskipun memiliki ketebalan yang relatif tipis dengan 140 halaman, buku ini membutuhkan waktu khusus untuk dinikmati.

Pembaca menyarankan agar tidak membaca buku ini dalam sekali duduk, melainkan memerlukan proses perenungan, pencernaan, dan penghayatan yang mendalam untuk setiap ceritanya.

Karya Siregar ini cocok bagi pembaca yang menggemari tulisan dengan nuansa mirip Eka Kurniawan namun dengan gaya yang lebih tenang. Buku ini menawarkan kepadatan cerita yang tetap mempertahankan nilai estetika sastra.

“Cara Kerja Tuhan” tidak hanya membahas konsep ketuhanan, tetapi juga mengeksplorasi sisi kemanusiaan yang penuh dengan kehilangan, cinta, pertanyaan, dan kepercayaan.

Pustaka Steva sebagai distributor utama mengonfirmasi ketersediaan buku ini untuk masyarakat luas. Penerbit menyarankan calon pembeli untuk segera melakukan pemesanan mengingat antusiasme tinggi dari para pecinta sastra Indonesia terhadap karya terbaru Maulidan Rahman Siregar ini. (rdr/tanhar)