BERITA

Hari Bhayangkara Ke-79, Kepala BNN Gunungsitoli Arifeli dan Jeremia Zega Raih Promosi Kepangkatan

2
×

Hari Bhayangkara Ke-79, Kepala BNN Gunungsitoli Arifeli dan Jeremia Zega Raih Promosi Kepangkatan

Sebarkan artikel ini
Kapolres Nias, AKBP Revi Nurvelani berikan ucapan selamat kepada Kepala BNN Gunungsitoli Arifeli Zega atas kenaikan pangkat dari Kompol menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) saat upacara pemangkatan di halaman Polres Nias, Rabu (2/7/2025). (Radarsumbar/Humas)

GUNUNGSITOLI, RADARSUMBAR.COM – Polres Nias Polda Sumatera Utara menggelar upacara kenaikan pangkat bagi 45 personelnya, Rabu (2/7/2025) di halaman Polres Nias, Kota Gunungsitoli.

Dua dari puluhan personel yang merasakan kebahagiaan atas promosi ini adalah AKBP Arifeli Zega, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Gunungsitoli. Kemudian Jeremia Perwira Putra Zega dari Bripda ke Briptu.

Perwira yang sebelumnya berpangkat Kompol ini mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.

“Ini semua karena anugerah dari Tuhan,” ucap AKBP Arifeli Zega dengan penuh haru.

Promosi Arifeli Zega dan Jeremia Perwira Putra Zega terjadi bersamaan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025.

Kenaikan pangkat Arifeli Zega dari Kompol menjadi Ajun Komisaris Besar Polisi atau dua melati emas, lalu Jeremia Zega dari Bripda ke Briptu merupakan hasil dedikasi dan kinerja yang konsisten.

Sebelumnya AKBP Revi Nurvelani selaku Kapolres Nias menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan manifestasi nyata dari pelaksanaan tugas yang diamanahkan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Nias.

“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas prestasi kerja dan pengabdian,” tegas Kapolres Nias.

Pimpinan Polres Nias yang sebentar lagi akan jadi Kapolres Asahan itu sekali lagi menyebut promosi kepangkatan merupakan hak setiap anggota Polri, namun bukan sesuatu yang diberikan secara otomatis.

“Setiap promosi membawa konsekuensi berupa peningkatan tanggung jawab dan tuntutan untuk meningkatkan kualitas hidup serta kinerja,” jelas AKBP Revi Nurvelani menutup. (rdr/tanhar)