PASAMAN BARAT

Lapas Talu Gandeng BNNK Rehabilitasi Pengguna Narkoba, Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

1
×

Lapas Talu Gandeng BNNK Rehabilitasi Pengguna Narkoba, Siapkan Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Lapas Talu Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.(Antara/Altas Maulana)

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Talu, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat dalam program rehabilitasi sosial bagi warga binaan. Program ini bertujuan mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih baik dan bebas dari pengaruh narkoba.

Kepala Lapas Kelas III Talu, Supar, mengatakan tahap awal rehabilitasi sosial menyasar 20 orang warga binaan, baik dari kasus penyalahgunaan narkoba maupun pidana umum.

“Tujuannya tentu agar mereka bisa kembali ke masyarakat dalam kondisi normal, seperti warga lainnya, dan tidak lagi terjerumus dalam pelanggaran hukum,” ujar Supar di Simpang Empat, Selasa (1/7).

Dalam program ini, para warga binaan diberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba serta motivasi untuk menjauh dari lingkungan yang berisiko tinggi.

Ia menambahkan, program rehabilitasi ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Ini kegiatan perdana, dan kami harap program ini dapat memberikan dampak positif agar warga binaan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selain rehabilitasi, Lapas Talu juga aktif melakukan razia rutin di kamar hunian warga binaan untuk mencegah peredaran narkoba di dalam lapas. Razia dilakukan setiap minggu, dan tes urine dilakukan sebulan sekali.

“Kami juga memperketat pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung serta memperketat waktu kunjungan,” tambahnya.

Kepala BNNK Pasaman Barat, Rangga Noverio, mengapresiasi sinergi ini sebagai langkah penting dalam upaya pembinaan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Kolaborasi antara Lapas dan BNNK merupakan bentuk nyata komitmen bersama untuk mewujudkan Pasaman Barat yang bersih dari narkoba,” tegasnya. (rdr/ant)