PADANG

Trafik Tol Sumatera Naik 38 Persen Selama Libur Tahun Baru Islam, Wisata Sumbar-Riau jadi Magnet

0
×

Trafik Tol Sumatera Naik 38 Persen Selama Libur Tahun Baru Islam, Wisata Sumbar-Riau jadi Magnet

Sebarkan artikel ini
Sejumlah kendaraan melintas di pintu masuk Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin dari arah Bypass, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. (Antara/HO-Humas Hutama Karya)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama libur panjang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Wisata lintas provinsi di Sumatera Barat dan Riau disebut menjadi faktor utama peningkatan tersebut.

“Tol Pekanbaru–Dumai dan Pekanbaru–Bangkinang menjadi jalur favorit masyarakat, terutama sebagai akses menuju destinasi wisata dan perjalanan antarprovinsi Riau–Sumbar,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, di Padang, Selasa (1/7/2025).

Data Hutama Karya menunjukkan total 490.700 kendaraan melintasi JTTS pada periode 26–29 Juni 2025. Angka itu meningkat 37,93 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.

Puncak arus terjadi pada Kamis (26/6) dengan 119.449 kendaraan melintas, atau naik 46,71 persen dari rata-rata harian biasa.

“Peningkatan trafik ini menunjukkan strategi pemanfaatan jalan tol berjalan efektif. Kepercayaan publik terhadap infrastruktur JTTS juga terus tumbuh,” lanjut Adjib.

Ruas Tol Pekanbaru–Dumai menjadi yang tersibuk dengan 72.369 kendaraan. Sementara Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat lonjakan paling tajam, yakni naik 84,86 persen dari kondisi normal.

Sebagai upaya mendukung mobilitas dan pemulihan ekonomi lokal, Hutama Karya juga memberikan diskon tarif tol sebesar 20 persen pada delapan ruas tol selama periode libur. Insentif ini diberlakukan di antaranya pada Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Indralaya–Prabumulih, Bengkulu–Taba Penanjung, hingga ruas Sigli–Banda Aceh.

“Insentif tarif ini tidak hanya untuk mengatur distribusi lalu lintas, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi masyarakat sekitar,” jelas Adjib.

Hutama Karya akan kembali memberlakukan potongan tarif serupa pada 11–13 Juli 2025, dengan waktu pemberlakuan bervariasi untuk setiap ruas, yakni mulai pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB, dan sebagian lainnya mulai pukul 07.00 WIB keesokan harinya.

Perusahaan pelat merah ini menegaskan komitmennya dalam mendukung mobilitas masyarakat, baik saat musim liburan maupun dalam kegiatan harian seperti pendidikan dan aktivitas ekonomi. (rdr/ant)