PASAMAN BARAT

Banyak Pelajar Jadi Korban, Polres Pasaman Barat Imbau Orangtua Tak Mudah Beri Motor ke Anak

0
×

Banyak Pelajar Jadi Korban, Polres Pasaman Barat Imbau Orangtua Tak Mudah Beri Motor ke Anak

Sebarkan artikel ini
Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto. (Antara/Altas Maulana).

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, mengimbau para orangtua agar tidak terlalu mudah memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak yang belum memenuhi syarat untuk berkendara di jalan raya.

“Para orangtua hendaknya membekali anak-anak mereka dengan pemahaman tertib berlalu lintas sebelum diizinkan mengendarai sepeda motor,” kata Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, didampingi Kasat Lantas AKP Rina Aryanti, di Simpang Empat, Minggu (29/6).

Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar dan pengendara sepeda motor di wilayah tersebut.

Data Polres mencatat, selama Januari hingga Mei 2025, terjadi 155 kasus kecelakaan lalu lintas di Pasaman Barat. Dari jumlah itu, 15 orang meninggal dunia, 45 mengalami luka berat, dan 135 lainnya luka ringan.

“Kecelakaan paling banyak melibatkan kendaraan roda dua, karena masih banyak pelanggaran dan pengendara yang tidak menggunakan perlengkapan keselamatan,” ujar Kapolres.

Jenis kendaraan yang terlibat meliputi roda dua (214 unit), roda empat (20 unit), dan roda enam (10 unit), dengan sebaran kasus di 11 kecamatan di kabupaten tersebut.

Sebagai bagian dari upaya pencegahan, Satlantas Polres Pasaman Barat secara rutin menggelar sosialisasi keselamatan berkendara, termasuk menyasar sekolah-sekolah, mengingat banyak korban adalah pelajar.

“Kami juga membagikan helm gratis sebagai motivasi kepada pengendara agar lebih disiplin memakai perlengkapan keselamatan,” tambah AKP Rina.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa disiplin berlalu lintas dimulai dari rumah, dan peran orangtua sangat penting dalam menanamkan kesadaran tersebut. (rdr/ant)