JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik bersenjata antara Iran dan Israel telah berakhir, setidaknya untuk saat ini, karena kedua negara disebut “lelah dan kehabisan tenaga” setelah pertempuran intens yang berlangsung selama hampir dua pekan.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers usai KTT NATO di Den Haag, Rabu (25/6). Menurutnya, baik Teheran maupun Tel Aviv kini enggan melanjutkan eskalasi karena keletihan yang mendalam.
“Saya menangani keduanya, dan mereka berdua capai dan kelelahan. Mereka bertempur dengan sangat, sangat keras dan sangat kejam. Sekarang mereka puas untuk pulang dan keluar,” kata Trump.
Trump menambahkan bahwa AS meyakini tidak akan ada lagi aksi balasan dari kedua negara. Namun, dalam pernyataan lanjutan, ia membuka kemungkinan konflik dapat muncul kembali “suatu hari nanti”, bahkan “dalam waktu dekat”.
Ia menyinggung insiden yang terjadi setelah gencatan senjata awal, saat Iran sempat dianggap melanggarnya. Israel kemudian menyiapkan serangan balasan dengan mengerahkan 52 pesawat tempur.
“Tapi saya katakan kepada mereka (Israel), ‘Bawa pesawat-pesawat itu kembali.’ Dan mereka kembali. Mereka tidak melakukan apa pun,” ungkap Trump.
Konflik berskala besar pecah pada 13 Juni, ketika Israel meluncurkan serangan udara terhadap Iran dengan dalih mencegah pengembangan program nuklir militer rahasia. Iran membalas pada malam harinya melalui Operasi True Promise 3, yang menargetkan instalasi militer Israel.
Selanjutnya, pada 22 Juni, AS menyerang tiga fasilitas nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan. Serangan tersebut direspons Iran dengan peluncuran rudal ke Pangkalan Udara Al Udeid milik AS di Qatar pada 23 Juni.
Trump menyatakan pada Senin malam bahwa Iran dan Israel telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Sehari kemudian, Selasa (24/6), ia memastikan bahwa gencatan senjata sudah resmi berlaku.
“Teheran sekarang harus setuju untuk mengakhiri perang ini, atau menghadapi konsekuensi yang jauh lebih serius,” tegas Trump. (rdr/ant/sputnik-oana)






