TANAHDATAR, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) akan segera mengubah status Taman Wisata Alam (TWA) Megamendung di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menjadi cagar alam. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak buruk terhadap lingkungan, menyusul bencana banjir bandang yang terjadi pada Mei 2024 lalu.
“Sebagaimana rencana pemerintah, TWA ini akan dinaikkan statusnya menjadi cagar alam,” kata Direktur Pencegahan dan Penanganan Pengaduan Kehutanan Kemenhut, Yazid Nurhuda, saat menghadiri penutupan dan penyegelan aktivitas ilegal di kawasan tersebut, Rabu (26/6).
Yazid menyampaikan bahwa di belakang kawasan TWA terdapat hutan lindung yang telah memiliki izin perhutanan sosial dan dikelola oleh masyarakat. Ia pun mendorong warga untuk mengurus izin secara legal agar pemanfaatan kawasan hutan tidak melanggar aturan.
“Kami mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kawasan hutan secara legal. Untuk mekanismenya bisa langsung ke kementerian terkait,” ujar Yazid.
Sebelumnya, penutupan kawasan sempat mendapat penolakan dari masyarakat bersama wali nagari dan tokoh adat. Namun setelah dilakukan negosiasi, eksekusi penyegelan tetap dilanjutkan.
Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Hartono, mengatakan bahwa persoalan di TWA Megamendung sudah berlangsung sejak lama. Kawasan ini mulai dibuka sejak 1999 dan dimanfaatkan sebagai objek wisata oleh warga sekitar.
“Sejak awal kami sudah memberikan peringatan karena destinasi wisata itu berada di kawasan konservasi,” kata Hartono.
Menurutnya, secara regulasi, TWA memang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun, situasi berubah pasca banjir bandang pada 11 Mei 2024 yang menyebabkan kerusakan di wilayah sekitar.
“Dengan kejadian itu, kami sepakat untuk mengevaluasi kembali status TWA Megamendung. Ke depan akan dijadikan cagar alam guna mencegah risiko yang lebih besar,” jelasnya.
Hartono juga menambahkan bahwa pengelolaan wisata di kawasan tersebut sebelumnya tidak melalui koordinasi dengan BKSDA maupun Kemenhut. (rdr/ant)






