PASAMAN BARAT

Target 60 Ribu Wisatawan, Pemkab Pasaman Barat Perkuat Pokdarwis di Objek Wisata

0
×

Target 60 Ribu Wisatawan, Pemkab Pasaman Barat Perkuat Pokdarwis di Objek Wisata

Sebarkan artikel ini
Objek wisata pohon seribu Pantai Sasak Kabupaten Pasaman Barat. (ANTARA/Altas Maulana).

SIMPANGEMPAT, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, telah membentuk dan melatih Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sejumlah objek wisata sebagai upaya meningkatkan kesadaran wisata dan kenyamanan pengunjung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Pasaman Barat, Afrizal, mengatakan kelompok-kelompok ini tersebar di nagari wisata seperti Sasak, Sikabau, dan Air Bangis. “Kami terus melakukan evaluasi agar kualitas Pokdarwis terus meningkat dan mereka siap menjaga kenyamanan pengunjung,” ujarnya di Simpang Empat, Sabtu (21/6).

Afrizal menambahkan, keberadaan Pokdarwis sangat penting untuk mencapai target kunjungan wisatawan sebanyak 60 ribu orang pada 2025, naik dari 40 ribu pengunjung pada tahun sebelumnya.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah daerah secara bertahap membenahi berbagai objek wisata, terutama kawasan pantai seperti Katiagan, Mandiangin, Muaro Bingung Kinali, Pantai Sasak, Pantai Maligi, Sikilang, Sikabau, dan Pantai Air Bangis.

Pantai Air Bangis di Kecamatan Sungai Beremas, sekitar 70 kilometer dari Simpang Empat, tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga pusat kerajinan khas seperti sulaman “bonang omeh” (benang emas), pengolahan ikan asin, dan batik di Desa Baru.

Sementara itu, Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, sekitar 20 kilometer dari Simpang Empat, terkenal dengan hamparan pohon mahoni dan kuliner khas seperti gulai sabo dan ikan bakar “panggang”.

Pantai Indah Maligi juga memiliki potensi wisata yang indah dengan kawasan konservasi lingkungan dan penyu, serta kuliner rendang lokan yang menggoda selera.

“Fasilitas umum seperti parkir, toilet, rumah panggung, dan akses jalan terus diperbaiki. Kami juga membina dan meningkatkan kapasitas pengelola objek wisata agar pelayanan lebih maksimal,” kata Afrizal. (rdr/ant)