BERITA

Kolaborasi Kemensos-Kemenaker Hadirkan Sekolah Rakyat di 41 Balai Latihan Kerja

0
×

Kolaborasi Kemensos-Kemenaker Hadirkan Sekolah Rakyat di 41 Balai Latihan Kerja

Sebarkan artikel ini
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (kanan) dan Menteri Tenaga Kerja, Yassierli (kiri) mengadakan rapat terkait pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) dan penyusunan kurikulum Sekolah Rakyat di kantor Kemenaker, Jakarta, Jumat (20/6/2025). (ANTARA/HO-Biro Humas Kemensos)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dalam upaya memperluas jangkauan Sekolah Rakyat dengan memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) milik Kemenaker.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat telah menyelesaikan tahap awal di 100 titik, termasuk rekrutmen siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

“Alhamdulillah, yang 100 titik tuntas. Sekarang kami merencanakan lagi 100 titik tambahan tahun ini,” ujar Gus Ipul saat mengunjungi Kantor Kemenaker di Jakarta, Jumat (21/6).

Kolaborasi ini, menurut Gus Ipul, merupakan bagian dari program strategis yang diamanatkan Presiden Prabowo Subianto. Kemensos akan memanfaatkan 41 BLK milik Kemenaker agar Sekolah Rakyat bisa menjangkau lebih banyak anak dari keluarga tidak mampu.

Selain penyediaan lokasi, kolaborasi ini juga mencakup penyusunan kurikulum keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

“Harapan kami, lulusan Sekolah Rakyat tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap kerja dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan lapangan,” katanya.

Gus Ipul juga menyebut bahwa kesiapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat—termasuk yang berada di BLK—akan dinilai lebih lanjut oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan dukungan penuh untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat melalui potensi dan fasilitas milik Kemenaker.

“Ini program strategis dari Presiden Prabowo, dan kami siap mendukung dengan seluruh potensi balai dan keahlian yang kami miliki,” kata Yassierli.

Melalui kerja sama ini, Kemensos menargetkan perluasan Sekolah Rakyat yang efisien dan tepat sasaran, dengan memanfaatkan fasilitas pelatihan yang sudah tersedia di berbagai daerah. (rdr/ant)