AGAM

Dorong Gizi dan Ekonomi Warga, Pemkab Agam Latih Masyarakat Olah Ikan jadi Produk Bernilai Jual

0
×

Dorong Gizi dan Ekonomi Warga, Pemkab Agam Latih Masyarakat Olah Ikan jadi Produk Bernilai Jual

Sebarkan artikel ini
Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam sedang melatih warga mengolah ikan jadi bakso, Rabu (18/4/2025). ANTARA/HO-Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam.

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, melatih masyarakat dalam keterampilan mengolah ikan guna meningkatkan minat makan ikan sekaligus membuka peluang usaha baru.

“Pelatihan ini kami adakan langsung di nagari-nagari dengan mengikutsertakan warga sekitar,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam, Rosva Deswira, didampingi Kabid Penguatan Daya Saing Hasil Olahan Perikanan, Erianto, di Lubuk Basung, Rabu.

Ia menjelaskan, pelatihan telah dilakukan tiga kali sepanjang Januari hingga Juni 2025, masing-masing di Nagari Tiku Lima Jorong, Nagari Dalko, dan Nagari Panta Pauh.

“Di Tiku Lima Jorong kita latih cara membuat empek-empek dari ikan lele, di Dalko membuat bakso dari ikan laut, dan di Panta Pauh membuat siomay dari ikan laut,” jelasnya.

Seluruh bahan baku disediakan oleh pihak dinas, dan pelatihan dipandu langsung oleh instruktur dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam.

Program ini juga merupakan bagian dari kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat. Ikan, menurut Rosva, tidak hanya bisa dimasak secara konvensional seperti digoreng atau digulai, tapi juga bisa diolah menjadi makanan kreatif dan bernilai ekonomi tinggi seperti bakso, abon, siomay, dan lainnya.

“Dengan cara ini, kita harap konsumsi ikan meningkat, gizi keluarga membaik, dan angka stunting bisa ditekan. Di sisi lain, ini juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini sudah ada warga binaan di Nagari Lubuk Basung yang membuka usaha bakso ikan dan masih terus bertahan.

“Kami akan terus dorong pelatihan seperti ini agar manfaatnya makin luas dirasakan masyarakat,” tutupnya. (rdr/ant)