PADANG PARIAMAN

Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku terkait Temuan Jasad Termutilasi di Sungai Batang Anai

0
×

Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku terkait Temuan Jasad Termutilasi di Sungai Batang Anai

Sebarkan artikel ini
Polres Padang Pariaman menangkap seorang terduga pelaku sekaitan dengan penemuan mayat termutilasi di Sungai Batang Anai. (Foto: Tangkapan layar Instagram Polres Padang Pariaman)
Polres Padang Pariaman menangkap seorang terduga pelaku sekaitan dengan penemuan mayat termutilasi di Sungai Batang Anai. (Foto: Tangkapan layar Instagram Polres Padang Pariaman)

PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Polres Padang Pariaman berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku terkait dugaan tindak pidana mutilasi yang terjadi di kawasan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis dini hari (19/6/2025).

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan informasi tersebut.

“Iya sudah diamankan satu orang di kawasan Batang Anai, Padang Pariaman,” kata AKBP Ahmad Faisol Amir.

Ia menduga masih ada korban lainnya, sehingga akan dilakukan pengembangan.

Menurut Kapolres pihaknya akan menelusuri lokasi yang diduga dijadikan tempat disembunyikannya jasad korban lainnya.

“Saat ini kami masih melakukan pengembangan, karena ada indikasi ada korban lainnya. Insya Allah informasi selanjutnya akan disampaikan,” jelasnya.

Sebelumnya warga Kenagarian Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman dikejutkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di aliran Sungai Batang Anai, Rabu (18/6/2025) pagi. Warga yang sedang menambang pasir menemukan potongan tubuh manusia berupa bagian kepala dan tangan di TPI Batang Anai.

Informasinya, penambang pasir menemukan bagian kepala manusia tersapu ombak di dekat kawasan bibir pantai. Selanjutnya, potongan tubuh manusia itu dievakuasi ke lapak tempat penjualan ikan milik masyarakat. Potongan kepala manusia ini terbungkus kain sarung kotak-kotak berwarna coklat.

Potongan tubuh kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut. Polisi menduga, potongan tubuh itu berkaitan dengan kasus penemuan mayat tanpa kepala, kaki dan tangan yang ditemukan sehari sebelumnya di aliran sungai yang sama. (rdr/rudi)