AGAM

Pemkab Agam Fasilitasi Usaha Baru untuk Korban Erupsi Marapi yang Direlokasi ke Surabayo

0
×

Pemkab Agam Fasilitasi Usaha Baru untuk Korban Erupsi Marapi yang Direlokasi ke Surabayo

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Agam Rinaldi. Dok ANTARA/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memfasilitasi pemulihan sosial ekonomi bagi warga terdampak erupsi Gunung Marapi yang telah direlokasi ke kawasan Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung. Program ini bertujuan agar para korban memiliki sumber penghidupan baru melalui usaha produktif.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Agam, Rinaldi, menyebutkan program ini merupakan kolaborasi lintas dinas, termasuk Dinas Sosial, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Koperasi dan UMKM, yang dikoordinir oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Setiap dinas menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Dinas Sosial memberikan bantuan sosial, Dinas Koperasi UMKM memfasilitasi pengembangan usaha, dan lainnya mendukung sesuai kebutuhan warga,” ujar Rinaldi, Rabu.

Berdasarkan pendataan, para warga yang direlokasi memiliki beragam keterampilan dan usaha, seperti menjahit, membuka salon, serta berdagang. Pemerintah akan menyalurkan bantuan sesuai latar belakang ekonomi masing-masing agar mereka dapat kembali mandiri secara finansial.

“Saat ini bantuan usaha sedang dalam proses pengadaan oleh dinas terkait,” tambahnya.

Sebanyak 77 kepala keluarga yang berasal dari Kecamatan Sungai Pua, Canduang, dan Ampek Angkek telah direlokasi ke Surabayo pada April 2025.

Sebelumnya, mereka menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp1,2 juta per keluarga selama satu bulan yang bersumber dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT). Selain itu, Baznas Agam turut menyalurkan bantuan sembako, termasuk 750 kilogram beras, 75 krat telur ayam ras, 150 liter minyak goreng, dan bahan pokok lainnya.

“Setiap kepala keluarga mendapat 10 kilogram beras, satu krat telur, dua liter minyak goreng, dan garam,” pungkas Rinaldi. (rdr/ant)