JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Rumah Sakit Indonesia yang berlokasi di Beit Lahiya, Gaza Utara, dikosongkan secara paksa oleh militer Israel pada Senin (3/6). Seluruh tenaga medis dan relawan lokal dari lembaga kemanusiaan MER-C turut dievakuasi dari lokasi.
Dalam pernyataan resminya, Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) menyebut bahwa pasukan Israel terlebih dahulu menghancurkan area sekitar rumah sakit dan meratakannya dengan tanah. Sejumlah fasilitas vital rumah sakit dilaporkan ikut hancur akibat serangan tersebut.
Meski kondisi kian memburuk sejak pengepungan dimulai pada 18 Mei lalu, para relawan dan tenaga medis tetap bertahan di rumah sakit meski menghadapi kekurangan air dan makanan.
“Seluruh relawan berusaha mengirimkan dokumentasi terakhir sebelum meninggalkan rumah sakit,” tulis MER-C dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (4/6).
Dengan evakuasi paksa ini, MER-C kehilangan akses utama untuk memantau perkembangan situasi terkini di Jalur Gaza, khususnya di sekitar RS Indonesia.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar seluruh staf medis dan relawan lokal dalam keadaan selamat,” tulis MER-C. (rdr/ant)






