PADANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan memanfaatkan Nagari Creative Hub sebagai pusat pelatihan bahasa asing bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum diberangkatkan ke luar negeri.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengatakan bahwa sejumlah Nagari Creative Hub di berbagai nagari sudah mulai menjalankan pelatihan bahasa asing, dan akan terus dikembangkan.
“Pelatihan ini akan menjadi bagian penting untuk memastikan calon PMI menguasai bahasa negara tujuan, sehingga bisa bekerja lebih profesional,” ujar Mahyeldi di Padang, Selasa (3/6).
Nagari Creative Hub merupakan program unggulan Pemprov Sumbar yang digagas saat Pilkada 2024. Program ini dirancang sebagai ruang kolaboratif untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi masyarakat di tingkat desa (nagari).
Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, yang meminta pemerintah daerah untuk fokus pada pelatihan bahasa bagi calon PMI.
“Apalagi di era digital seperti sekarang, siapa saja bisa belajar bahasa asing dengan lebih mudah,” tambah Mahyeldi.
Untuk mendukung perlindungan PMI, Pemprov Sumbar juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan PMI yang melibatkan Forkopimda, Dinas Sosial, serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Satgas ini bertugas melakukan pengawasan terhadap PMI asal Sumbar, termasuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai ketentuan hukum.
Mahyeldi menyebut, hingga kini Sumbar telah mengirimkan sekitar 1.800 PMI ke sejumlah negara, seluruhnya melalui jalur resmi dan terdiri atas tenaga kerja terampil.
“Selama ini PMI asal Sumbar sudah memenuhi standar dan kita akan terus maksimalkan kualitas mereka ke depannya,” pungkasnya. (rdr/ant)






