AGAM

Jelang Idul Adha, Stok dan Harga Bahan Pokok di Agam masih Stabil

0
×

Jelang Idul Adha, Stok dan Harga Bahan Pokok di Agam masih Stabil

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam Rio Eka Putra (kiri) didampingi Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Agam Donfri Edward (kanan). Dok ANTARA/Yusrizal

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, Sumatera Barat memastikan stok bahan kebutuhan pokok di wilayah tersebut aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Harga pun terpantau masih stabil di pasar tradisional.

“Persediaan bahan pokok mencukupi hingga beberapa hari menjelang Idul Adha,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Ketenagakerjaan Agam, Rio Eka Putra, didampingi Kabid Pasar, Donfri Edward, di Lubuk Basung, Senin (2/6/2025).

Kepastian ini didasarkan pada hasil monitoring rutin yang dilakukan petugas di sejumlah pasar tradisional.

“Ketersediaan dan harga bahan pokok masih aman. Tidak ada lonjakan signifikan sejauh ini,” ungkapnya.

Menurut Rio, kestabilan harga terjadi karena pasokan bahan pokok dari luar daerah tetap lancar. Sejumlah komoditas seperti cabai merah, misalnya, dipasok dari Sumatera Utara dan Pulau Jawa.

Harga kebutuhan pokok per 2 Juni 2025:

  • Beras (berbagai jenis): Rp16.000–Rp17.000/kg
  • Gula pasir curah: Rp19.000/kg
  • Gula kemasan: Rp20.000/kg
  • Minyak goreng curah: Rp18.000/kg
  • Minyak goreng kemasan: Rp20.000/kg
  • Telur ayam ras: Rp64.000/papan
  • Cabai merah: Rp30.000/kg
  • Cabai rawit: Rp40.000/kg
  • Bawang merah: Rp30.000/kg
  • Tomat: Rp12.000/kg
  • Kentang: Rp13.000/kg
  • Daging ayam ras: Rp28.000/kg
  • Daging sapi: Rp145.000/kg
  • Ikan tongkol: Rp35.000/kg
  • Ikan teri: Rp65.000/kg

“Harga-harga ini masih tergolong normal karena permintaan belum terlalu tinggi, sementara pasokan cukup banyak di tingkat pedagang,” jelas Rio.

Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan bahan pokok menjelang puncak kebutuhan masyarakat saat perayaan Idul Adha, guna memastikan stabilitas tetap terjaga. (rdr/ant)