PADANG

Datangi Rumah Pasien KIS yang Ditolak RSUD Rasidin, Wako Fadly Amran: Sanksi Tegas Jika Ada Pelanggaran

0
×

Datangi Rumah Pasien KIS yang Ditolak RSUD Rasidin, Wako Fadly Amran: Sanksi Tegas Jika Ada Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Wako Fadly Amran melayat ke rumah almarhum Desy. (dok. istimewa)
Wako Fadly Amran melayat ke rumah almarhum Desy. (dok. istimewa)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Wali Kota Padang Fadly Amran melayat ke rumah duka Almarhumah Desi Arianti, warga Kelurahan Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Sabtu (31/5/25).

Diberitakan sebelumnya Desi Arianti mendapatkan penolakan ketika dibawa ke RSUD Rasidin Padang. Kemudian, pindah ke RS Siti Rahmah dan meninggal saat dalam perawatan.

Menyikapi informasi yang beredar Fadly Amran sudah meminta Inspektorat dan Dinas Kesehatan Kota Padang untuk memeriksa prosedur layanan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Padang itu.

“Pertama, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Ibu Desi Arianti. Terkait informasi yang menyampaikan penolakan dari RSUD, saya sudah meminta pemeriksaan SOP layanan RSUD kepada Inspektorat, dan Diskes. Dan akan kami sampaikan hasilnya kepada pihak keluarga,” ujar Fadly Amran.

Disampaikan Fadly Amran, sebelumnya Direktur RSUD sudah melaporkan kronologis peristiwa, namun pemeriksaan tetap akan dilakukan.

“Kami sudah mendapatkan laporan kronologis dari Direktur RSUD. Namun perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut agar didapatkan kesimpulan yang komprehensif.”

“Kami menyayangkan jika ada masalah-masalah birokrasi dalam peristiwa duka ini. Namun mohon agar tidak berprasangka buruk dulu.”

“Jika hasil pemeriksaan nanti ditemukan kelalaian, maka akan ada sanksi yang tegas,” tutup Fadly Amran.

Terpisah, Direktur RSUD Rasidin Padang, Dr. Desy Susanty menyampaikan bahwa dari keterangan dokter jaga RSUD yang menerima Almarhumah, setelah dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kegawatdaruratan.

“Pasien sudah diterima oleh dokter jaga dan dilakukan pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan disimpulkan tidak ada tanda-tanda kegawatdaruratan saat itu.”

“Dokter jaga menyarankan agar paginya pasien melakukan kontrol ke FKTP/Puskesmas. Izinkan juga kami mewakili segenap unsur karyawan/karyawati RSUD Rasidin Padang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pasien,” tuturnya. (rdr/pr-pdg)