KESEHATAN

IDAI: Minuman Berperasa Bukan Penyebab Langsung Kerusakan Ginjal, Obesitas Jadi Faktor Utama

0
×

IDAI: Minuman Berperasa Bukan Penyebab Langsung Kerusakan Ginjal, Obesitas Jadi Faktor Utama

Sebarkan artikel ini
Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR Dr Eka Laksmi Hidayati, Sp.A, Subsp.Nefro(K).(ANTARA/Fitra Ashari)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A, Subsp.Nefro(K), menjelaskan bahwa minuman berperasa dalam kemasan yang telah memiliki izin tidak langsung menyebabkan kerusakan fungsi ginjal pada anak.

Menurut Eka, kerusakan ginjal lebih banyak dipicu oleh faktor metabolik seperti obesitas dan hipertensi, yang berpotensi meningkatkan risiko diabetes dan gangguan ginjal kronis. Penyakit ginjal juga dapat bersifat genetik atau bawaan sejak dalam kandungan.

“Minuman berpemanis bisa berisiko apabila tercemar, tapi kasus semacam itu sulit ditemukan kecuali terjadi dalam skala besar,” ujar Eka dalam wawancara di Gedung IDAI, Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, gaya hidup kurang bergerak menjadi salah satu penyebab obesitas pada anak yang akhirnya berdampak buruk bagi fungsi ginjal. Oleh karena itu, menjaga aktivitas fisik dan asupan cairan yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal.

Jika anak menunjukkan gejala seperti muntah hebat dan dehidrasi, segera konsultasikan ke dokter.

“Ginjal akan berfungsi optimal jika asupan cairan terpenuhi dengan baik,” tutup Eka. (rdr/ant)