SEPAKBOLA

Tifo Spesial Siap Sambut China, Suporter Timnas Janji lebih Meriah dari Laga Bahrain

0
×

Tifo Spesial Siap Sambut China, Suporter Timnas Janji lebih Meriah dari Laga Bahrain

Sebarkan artikel ini
Kelompok suporter timnas Indonesia La Grande Indonesia memamerkan koreografi spektakuler pada pertandingan melawan Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Kelompok suporter timnas Indonesia, La Grande Indonesia, menyiapkan tifo spesial untuk laga melawan China pada 5 Juni mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Pertandingan ini merupakan laga kandang terakhir tim Garuda di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C.

Melalui tayangan Podcast Redaksi Olahraga di YouTube ANTARA TV, Sabtu, Divisi Media La Grande Indonesia, Ilham Sukrai, mengatakan mereka ingin menyajikan tifo yang lebih meriah dibanding saat menghadapi Bahrain pada Maret lalu.

“China kan laga home terakhir. Setelah euforia saat lawan Bahrain, kami nggak mau kalah semangat saat menjamu China di GBK,” kata Ilham.

Saat menghadapi Bahrain, La Grande menampilkan tifo megah bertema Garuda bertuliskan “Show Your Dignity”, berlatar Cartenz Pyramid—puncak tertinggi Indonesia—melambangkan tekad timnas untuk meraih kejayaan tertinggi.

Tifo itu juga memuat corak batik dari Sabang hingga Merauke di sayap Garuda, melambangkan dukungan seluruh rakyat Indonesia. Angka 45 di dada Garuda menjadi simbol perjuangan kemerdekaan, sementara bulan biru yang disematkan merepresentasikan momen langka dan bersejarah.

Untuk laga melawan China, Ilham menyebut tifo akan tetap mengusung semangat nasionalisme dan fokus membakar semangat para pemain sejak pemanasan hingga menyanyikan lagu kebangsaan.

“Kami ingin fokus seperti saat lawan Bahrain: mendukung 11 pemain utama agar semangat mereka terbakar dan bermain spartan,” ujarnya.

Tifo kali ini juga akan kembali melibatkan ribuan bendera Merah Putih, meskipun bentuk dan variasinya masih dalam proses finalisasi.

“Benderanya tetap akan ada. Soal variasinya, masih kami godok,” tambah Ilham. (rdr/ant)