Semen Padang FC dalam lima kali pertandingan terakhir belum terkalahkan laga kandang dan tandang. Dan itu adalah pencapaian yang luar biasa.
Oleh: Mastilizal Aye – Ketua Askot PSSI Kota Padang dan Wakil Ketua DPRD Padang
Ketika kita sudah pasrah untuk turun ke Liga 2, Andre Rosiade selalu mensupport tanpa henti memberi motivasi.
Hasilnya sampai pekan ke-33, Semen Padang FC adalah tim dengan peluang yang tinggi untuk tidak terdegradasi atau turun kasta.
Pekan ke-34 adalah pertandingan yang terakhir untuk berjuang dan tegak di kaki sendiri agar bertahan agar tetap di Liga 1.
Insha Allah, Persija bisa kita kalahkan di Stadion Pakansari, kini saatnya Arema jadi korban SPFC pada laga pamungkas. Pertandingan lawan Arema FC iini digelar di Stadion Kanjuruhan tanpa penonton.
Perlu dicatat, rekor SPFC musim ini lebih banyak meraih poin di kandang lawan. Yang jelas pelatih sudah menyiapkan strategi untuk memenangkan pertarungan sore tanggal 24 Mei 2025.
Menang adalah keharusan untuk tidak tergantung pada pertandingan lainnya. Pada tahun 1992, Semen Padang FC sempat menjadi juara Liga di kandang Arema.
Jadi tidak ada yang tidak mungkin, berjuang sampai peluit akhir adalah ciri khas Tim Kabau Sirah. Itu sudah dibuktikan ketika mengalahkan PSIS Semarang dan Madura United di beberapa laga sebelumnya.
Selamat bertanding kebanggaan kami Semen Padang FC, doa kami warga Sumatera Barat di kampuang dan rantau menyertai perjuanganmu. (**)






