PADANG

92 Calon Haji Embarkasi Padang Terpisah di Tanah Suci, Kemenag Siapkan Penanda Khusus

0
×

92 Calon Haji Embarkasi Padang Terpisah di Tanah Suci, Kemenag Siapkan Penanda Khusus

Sebarkan artikel ini
Calon jamaah haji Embarkasi Haji Padang menaiki bus sebelum bertolak ke Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. ANTARA/Muhammad Zulfikar

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat ada 92 calon haji asal Embarkasi Padang yang terpisah di Tanah Suci karena berbeda penyedia layanan (syarikah). Meskipun hanya 1,47 persen dari total jamaah, hal ini tetap menjadi perhatian penting.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumbar, Rifki, mengatakan bahwa terpisahnya jamaah tersebut melibatkan beberapa faktor, seperti lanjut usia dengan pendamping dan pasangan suami istri yang terpisah akibat penggantian calon jamaah sebelum keberangkatan. Penggantian tersebut, meskipun dilakukan oleh keluarga, bisa menyebabkan perbedaan syarikah antara calon haji yang baru dengan kloter induk.

Untuk memudahkan penyatuan, Embarkasi Padang telah menyiapkan penanda khusus, termasuk stiker di paspor dan penanda di tas jamaah. Ini bertujuan agar syarikah di Tanah Suci dapat dengan mudah mengenali jamaah yang terpisah. Terkait edaran dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, yang mengatur agar jamaah yang terpisah disatukan dalam waktu 1×24 jam, Kemenag memastikan upaya penyatuan tetap berjalan lancar.

Selain itu, Rifki menyampaikan bahwa ketua kloter telah berupaya keras untuk menyatukan kembali jamaah yang terpisah, dengan melibatkan sektor terkait dalam proses penyatuan di Makkah.

Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan semua jamaah calon haji yang terpisah dapat segera bersatu dalam satu kloter sesuai dengan aturan yang berlaku. (rdr/ant)