KESEHATAN

Hidden Hunger, Kelaparan Tak Biasa yang Perlu Diwaspadai

1
×

Hidden Hunger, Kelaparan Tak Biasa yang Perlu Diwaspadai

Sebarkan artikel ini
ilustrasi hidden hunger. (dok. istimewa)
ilustrasi hidden hunger. (dok. istimewa)

KESEHATAN, RADARSUMBAR.COM – Kata “hunger” mungkin identik dengan kondisi kelaparan. Namun faktanya, hidden hunger bukanlah kondisi kelaparan seperti pada umumnya.

Apa maksud dari istilah ini dan apakah perlu dikhawatirkan? Berikut penjelasannya dilansir dari laman pafikabpnbrebes.org.

Hidden hunger atau disebut juga dengan defisiensi mikronutrien, adalah salah satu bentuk kekurangan gizi atau malnutrisi pada anak.

Hidden hunger juga biasa disebut dengan kelaparan tersembunyi. Ini terjadi ketika anak tidak mendapat asupan vitamin dan mineral esensial yang sesuai dengan kebutuhannya.

Vitamin dan mineral untuk anak yang dimaksud, yaitu zinc (seng), zat besi, yodium, kalsium, atau vitamin A, B, C, atau D.

Penelitian dari Lancet Reg Health Southeast Asia (2022) menunjukkan, sebagian besar kasus hidden hunger terkait dengan kekurangan zat besi, vitamin A, atau yodium pada anak.

Data Food and Agriculture Organization (FAO) menyebutkan, sebanyak dua miliar orang atau sekitar satu dari tiga orang mengalami defisiensi mikronutrien.

Di Indonesia sendiri, satu dari tiga anak berisiko mengalami kekurangan zat besi, yang dapat mengganggu perkembangan otaknya (Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, 2017).

Kondisi ini sering memengaruhi anak-anak, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupannya atau hingga usia 2 tahun.

Hidden hunger pada anak juga bisa terjadi bersamaan dengan bentuk malnutrisi lainnya. Kondisi ini dikenal dengan istilah triple burden malnutrition. (rdr/hellosehat)