KESEHATAN, RADARSUMBAR.COM – Menjaga asupan kalori sangat penting bagi siapa saja yang ingin menurunkan berat badan. Namun, berapa kalori sehari yang dibutuhkan untuk diet?
Jawabannya tergantung pada berbagai faktor, seperti usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan tujuan penurunan berat badan.
Kebutuhan kalori harian setiap orang berbeda. Secara umum, berikut perkiraan kebutuhan kalori berdasarkan jenis kelamin.
- Wanita: 1.800 – 2.400 kkal per hari.
- Pria: 2.200 – 3.000 kkal per hari.
Jumlah ini berlaku untuk orang dengan aktivitas ringan hingga sedang. Jika ingin menurunkan berat badan, asupan kalori yang masuk harus lebih sedikit daripada yang keluar atau disebut dengan defisit kalori.
Dikutip dari pafibonebolangokab.org, untuk penurunan berat badan yang stabil, seseorang disarankan untuk mengurangi asupan kalori sebanyak 600 kkal dari total kalori harian per hari.
Pengurangan ini bisa menghasilkan penurunan berat badan yang sehat yaitu 0,5 kg per minggu, tapi jumlah ini bervariasi berdasarkan banyak faktor.
Pasalnya, terlalu cepat menurunkan berat badan dalam waktu singkat juga berbahaya bagi kesehatan, seperti kehilangan massa otot dan memperlambat metabolisme.
Jadi, kalori yang dibutuhkan saat diet per hari setelah dikurangi 600 kkal yaitu sebagai berikut.
- Wanita: 1.200 – 1.800 kkal per hari.
- Pria: 1.600 – 2.400 kkal per hari.
Perlu diingat, kebutuhan kalori per hari untuk diet ini masih hitungan rata-rata.
Jumlah kalori yang harus Anda penuhi saat diet bergantung pada usia, tingkat aktivitas, dan faktor metabolisme.
Banyak orang mati-matian membatasi asupan makanannya saat berupaya menurunkan berat badan. Padahal, prinsip dasar dalam menurunkan berat badan yaitu membakar lebih banyak kalori dibandingkan jumlah kalori yang masuk dari makanan.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, “membakar” kalori pun tidak bisa sembarangan. Anda perlu mengetahui dulu berapa banyak kalori yang harus keluar dalam sehari, lalu baru menentukan aktivitas.
Untuk mengetahui perhitungan kalori yang lebih tepat sesuai kondisi Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. (rdr/hellosehat)






