AGAM

Hilang di Kebun Sawit, Petani di Agam Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai

0
×

Hilang di Kebun Sawit, Petani di Agam Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai

Sebarkan artikel ini
Tim Gabungan Pemkab Agam menemukan korban mengapung di Sungai Masang Kiri, Rabu (7/5). Dok ANTARA/HO/BPBD Agam

LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Seorang petani bernama Syamsul Bahri (40), warga Simpang Pilubang, Jorong Puduang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia di Sungai Masang Kiri, Rabu (7/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Ichwan Pratama Danda, mengatakan jenazah korban ditemukan dalam keadaan tersangkut di ranting pohon, sekitar empat kilometer dari lokasi korban dilaporkan hilang.

“Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Bawan, kemudian dibawa ke rumah duka,” ujarnya di Lubuk Basung.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, Basarnas Pos Pasaman, TNI, Polri, PMI, serta pemerintah kecamatan, nagari, dan warga setempat. Mereka menyisir aliran Sungai Masang Kiri menggunakan tiga perahu dan juga melakukan pencarian di area perkebunan sekitar lokasi.

“Sepeda motor dan tas milik korban ditemukan terlebih dahulu di kebunnya pada Selasa (6/5) sekitar pukul 14.00 WIB,” tambah Ichwan.

Syamsul Bahri dilaporkan hilang oleh keluarga pada Senin (5/5) sore, setelah berangkat ke kebun kelapa sawit sejauh tiga kilometer dari rumahnya. Karena tak kunjung pulang, pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke pemerintah nagari, yang kemudian diteruskan ke BPBD Agam untuk dilakukan pencarian. (rdr/ant)