PASAMAN

Dinas Pertanian Pasaman Tingkatkan Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas Penyakit

0
×

Dinas Pertanian Pasaman Tingkatkan Pengawasan Hewan Kurban, Pastikan Bebas Penyakit

Sebarkan artikel ini
Ternak sapi milik salah seorang warga di Kabupaten Pasaman tengah divaksin oleh petugas Dinas Pertanian setempat beberapa waktu lalu.ANTARA/Heri Sumarno

LUBUKSIKAPING,RADARSUMBAR.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, memperketat pengawasan terhadap hewan sapi, kambing, dan kerbau menjelang Idul Adha guna mencegah penyebaran penyakit menular, khususnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Pasaman, drh. Maimunah, menjelaskan bahwa pengawasan rutin dilakukan oleh petugas Puskeswan untuk mengantisipasi potensi peningkatan penyebaran penyakit hewan. Hal ini menjadi lebih penting mengingat permintaan hewan kurban, terutama sapi, meningkat menjelang Idul Adha.

“Pengawasan dilakukan di pasar ternak, check point, penampungan hewan, dan rumah potong hewan. Kami memastikan hewan kurban bebas penyakit,” kata Maimunah.

Hingga saat ini, laporan yang diterima menunjukkan bahwa tidak ada kasus PMK di Kabupaten Pasaman. “Alhamdulillah, sebulan terakhir kasus PMK nihil, namun pengawasan terus kami tingkatkan,” tambahnya.

Dinas Pertanian juga melaksanakan vaksinasi terhadap 700 dosis sapi untuk mencegah PMK, dan telah menyiapkan 300 dosis tambahan vaksin untuk penanggulangan penyakit tersebut.

Data terbaru menunjukkan bahwa Kabupaten Pasaman memiliki 5.948 ekor sapi potong, 1.380 ekor kerbau, dan 7.555 ekor kambing.

“Dinas Pertanian telah memerintahkan seluruh dokter hewan untuk terus memantau kesehatan ternak. Kami berkomitmen menjaga kesehatan hewan kurban agar masyarakat dapat berkurban dengan aman,” tutup Maimunah. (rdr/ant)