PASAMAN

Bupati Pasaman Minta Tender Dua Jembatan Pascabencana Dipercepat

1
×

Bupati Pasaman Minta Tender Dua Jembatan Pascabencana Dipercepat

Sebarkan artikel ini
Bupati Pasaman Sabar AS saat menyampaikan arahan dalam apel rutin organik bersama seluruh ASN Pemkab Pasaman di halaman kantor bupati setempat, Senin (5/52025).ANTARA/Heri Sumarno

LUBUKSIKAPING, RADARSUMBAR.COM – Bupati Pasaman, Sabar AS, meminta Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas PUPR untuk segera mempercepat proses tender pembangunan dua jembatan pascabencana di Kecamatan Bonjol dan Kecamatan Simpati yang hingga kini masih tertunda.

“Segera percepat pelaksanaan pembangunan infrastruktur, khususnya bangunan dan jembatan yang rusak akibat bencana alam beberapa tahun lalu,” tegas Sabar AS saat memimpin apel ASN di lingkungan Pemkab Pasaman, Senin (5/5).

Ia menyebutkan, Pemkab Pasaman saat ini tengah memproses tender dua paket pembangunan jembatan pascabencana, masing-masing berlokasi di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpati, dan Nagari Ganggo Hilia, Kecamatan Bonjol.

Total pagu anggaran untuk pembangunan dua jembatan tersebut sebesar Rp8,5 miliar, yang bersumber dari dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

“Pembangunan jembatan di Alahan Mati direncanakan menelan anggaran sekitar Rp5 miliar lebih. Sementara untuk jembatan di Ganggo Hilia, anggarannya sekitar Rp3,5 miliar,” jelasnya.

Jembatan Batang Kumpulan di ruas jalan Simpang IV Simpati – Alahan Mati menuju SMP 2 Simpati, serta jembatan Batang Bubuih di ruas jalan Ganggo Mudiak – Padang Baru, rusak berat akibat banjir besar beberapa tahun lalu dan hingga kini belum diperbaiki.

“Dananya sudah ada di kas daerah. Kami harap proses tender segera rampung agar pembangunan bisa dimulai dalam waktu dekat,” ujar Sabar AS.

Ia juga mengimbau semua pihak untuk mendukung kelancaran proses pembangunan agar infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat ini dapat segera dirasakan manfaatnya. (rdr/ant)