PADANGPANJANG, RADARSUMBAR.COM – Setelah meluncurkan program angkutan pelajar gratis bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei, Pemerintah Kota Padang Panjang kembali menggulirkan kebijakan pro-pendidikan, seragam sekolah gratis untuk siswa kurang mampu.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Panjang, Nasrul, mengatakan bahwa program ini merupakan salah satu Program Unggulan (Progul) Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Allex Saputra.
“Tujuan dari program ini adalah untuk meringankan beban orang tua, terutama dari keluarga kurang mampu, agar tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya,” ujar Nasrul, Kamis (1/5).
Saat ini, tim Disdikbud sedang melakukan pendataan dan verifikasi terhadap calon penerima manfaat yang tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program ini ditargetkan mulai berjalan sebelum tahun ajaran baru atau sekitar minggu kedua Juli 2025.
Nasrul merinci bahwa program ini akan menyasar:
- 324 siswa kelas 1 SD yang terdaftar dalam DTKS
- 380 siswa kelas VII SMP yang juga tercatat dalam DTKS
Adapun paket seragam yang akan dibagikan meliputi:
- Untuk siswa SD: seragam putih-merah lengkap dengan atribut dan sepatu
- Untuk siswa SMP: seragam putih-dongker lengkap dengan atribut, jilbab bagi siswi muslimah, dan sepatu
Program ini melengkapi komitmen Pemkot Padang Panjang dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh warganya. (rdr/ant)





