BERITA

10 Daerah di Riau Siaga Karhutla, Gubernur: Jangan Tunggu Api Menyala Baru Bergerak

1
×

10 Daerah di Riau Siaga Karhutla, Gubernur: Jangan Tunggu Api Menyala Baru Bergerak

Sebarkan artikel ini
Petugas Gabungan saat memadamkan api di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 2024 lalu. (ANTARA/HO-Polda Riau)

PEKANBARU, RADARSUMBAR.COM – Sebanyak 10 dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau telah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau panjang yang rawan kebakaran.

Gubernur Riau Abdul Wahid menyampaikan hal tersebut usai apel kesiapsiagaan karhutla nasional di Pekanbaru, Selasa (29/4). Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau juga telah menetapkan status siaga guna memperkuat koordinasi dan kesiapan lapangan.

“Status siaga ini penting sebagai upaya pencegahan. Harapannya tentu tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” kata Wahid.

Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah kebakaran. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama agar bencana karhutla dapat dihindari.

“Mari kita jaga alam bersama. Jangan tunggu api menyala baru bergerak,” imbaunya.

Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Riau, M. Edy Afrizal, menyebut 10 daerah yang telah menetapkan status siaga adalah Kota Dumai, serta Kabupaten Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Rokan Hulu.

“Masih ada dua daerah yang belum menetapkan status siaga, yakni Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rokan Hilir. Kami imbau agar segera membahasnya tanpa menunggu kejadian kebakaran,” ujar Edy.

Ia menambahkan, penetapan status siaga penting untuk mempercepat koordinasi dan mobilisasi bantuan apabila terjadi karhutla. (rdr/ant)