BOLA, RADARSUMBAR.COM – Semen Padang FC (SPFC) mencetak kemenangan krusial dalam upaya mereka menghindari degradasi dari Liga 1 2024/2025.
Dalam pertandingan tandang melawan Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Bogor, tim Kabau Sirah meraih kemenangan 2 gol tak berbalas dan memberikan harapan baru bagi para pendukungnya.
Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menyampaikan apresiasinya terhadap performa tim. “Semua sudah kami persiapkan dan jalankan di pertandingan.”
“Selamat untuk para pemain. Kualitas wasit bagus, baik untuk semua orang. Kami dapat tiga poin, selamat untuk semuanya,” katanya usai laga
Meskipun kemenangan ini penting, tim Kabau Sirah saat ini masih berada di posisi ke-16 klasemen dengan 28 poin dari 30 pertandingan.
Dengan hanya empat pertandingan tersisa, tim ini harus memaksimalkan setiap peluang untuk menghindari degradasi, termasuk misi jangan kalah.
Jika Semen Padang FC mampu memenangkan empat pertandingan tersisa, mereka akan menambah 12 poin, mencapai total 40 poin.
Dalam sejarah Liga 1 Indonesia, batas aman dari zona degradasi umumnya berada di kisaran 37 sampai 40 poin, tergantung dinamika musim.
Berdasarkan klasemen sementara, ini mungkin cukup untuk membantu Rosad Setiawan dkk keluar dari zona degradasi, tapi dengan syarat:
- Tim-tim pesaing di zona bawah juga terpeleset seperti PSS, PSIS, Persis, Barito Putra, Madura United dan Persik Kediri.
- Head-to-head dan selisih gol akan sangat berpengaruh. Semen Padang FC sendiri tercatat sebagai klub dengan kebobolan terbanyak di musim ini.
- Dalam sistem Liga 1, jika dua tim memiliki poin sama, head-to-head akan menjadi penentu utama. Jika Semen Padang kalah head-to-head dari pesaing langsung seperti Arema atau Persita, posisi mereka tetap rawan meski poin akhir sama.
- Mentalitas dan konsistensi menjadi kunci.
Kemenangan atas Madura United dan Persik Kediri di kandang sangat penting. Sementara, pertandingan tandang melawan Persebaya dan Arema FC akan menjadi tantangan besar.
Dengan selisih poin yang tipis, persaingan untuk keluar dari zona degradasi sangat ketat. Semen Padang FC harus tidak hanya fokus pada kemenangan mereka sendiri tetapi juga berharap tim-tim pesaing kehilangan poin di pertandingan mereka.
Misi bertahan di Liga 1 bagi Semen Padang bukan mustahil, tapi sangat berat. Kemenangan atas Persija memang penting secara moral, namun harus dibarengi performa luar biasa di empat laga tersisa, serta kombinasi keberuntungan dari hasil tim-tim pesaing
Bagi Eduardo Almeida dan timnya, ini bukan sekadar pertandingan—ini adalah pertempuran hidup-mati demi menjaga martabat klub kebanggaan Sumatera Barat tetap berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Berikut adalah jadwal empat pertandingan terakhir Semen Padang FC:
- Minggu (4/5/2025) : Semen Padang FC vs Madura United – Stadion GOR Haji Agus Salim Padang
- Minggu (11/5/2025) : Persebaya vs Semen Padang FC – Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya
- Minggu (18/5/2025) : Semen Padang FC vs Persik Kediri – Stadion GOR Haji Agus Salim Padang
- Minggu (25/5/2025) : Arema FC vs Semen Padang FC – Stadion Kanjuruhan, Malang.
(rdr)




