LUBUKBASUNG, RADARSUMBAR.COM – Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan bahwa Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, mengalami tiga kali erupsi pada Senin (28/4).
Petugas PGA Gunung Marapi, Teguh, menjelaskan bahwa erupsi pertama terjadi pada pukul 07.58 WIB dengan tinggi kolom abu yang teramati mencapai 500 meter di atas puncak gunung. Kolom abu yang berwarna putih hingga kelabu terlihat dengan intensitas tebal, mengarah ke utara. Erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 7,5 milimeter dan durasi sekitar 28 detik.
Erupsi kedua terjadi pada pukul 08.13 WIB, namun tinggi kolom abu tidak dapat teramati. Erupsi ini tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum yang terukur selama 28 detik.
Selanjutnya, pada pukul 20.25 WIB, Gunung Marapi kembali meletus. Erupsi ini tercatat dengan amplitudo maksimum 30,5 milimeter pada seismogram, dengan durasi sekitar 1 menit 5 detik, meskipun tinggi kolom abu tidak teramati.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting, di antaranya meminta masyarakat, pendaki, dan pengunjung untuk tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek). PVMBG juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lembah dan bantaran sungai yang berhulu di Gunung Marapi untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya banjir lahar hujan, terutama saat musim hujan.
Selain itu, apabila terjadi hujan abu, masyarakat diimbau untuk menggunakan masker guna mencegah gangguan pada saluran pernapasan (ISPA). (rdr/ant)






