KESEHATAN, RADARSUMBAR.COM – Kram pada jari kaki adalah kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik tua maupun muda, tentunya hal ini sangat menganggu.
Meskipun umumnya tidak berbahaya, sensasi tegang dan nyeri yang ditimbulkan bisa sangat mengganggu aktivitas. Penyebabnya pun beragam, mulai dari dehidrasi hingga gangguan saraf.
Dilansir dari laman pafiairbuaya.org, memahami penyebab kram jari kaki sangat penting untuk menentukan langkah penanganan yang tepat.
Berikut ini penjelasan lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasi kondisi tersebut.
Dehidrasi
Kekurangan cairan tubuh dapat mengganggu keseimbangan elektrolit, seperti kalium, natrium, dan kalsium. Ketidakseimbangan ini dapat membuat otot, termasuk di jari kaki, lebih mudah mengalami kram. Dehidrasi bisa disebabkan oleh kurang minum, diare, atau muntah.Paparan Suhu Dingin
Saat tubuh terpapar suhu dingin, aliran darah akan dialihkan ke bagian tubuh inti untuk menjaga kehangatan, sehingga mengurangi pasokan darah ke kaki dan jari kaki. Otot yang kekurangan aliran darah dan suhu hangat ini lebih rentan mengalami kram.Otot Lemah
Kurangnya aktivitas fisik membuat otot-otot kaki menjadi lemah, sehingga lebih mudah mengalami kram saat digunakan beraktivitas.Penggunaan Alas Kaki yang Tidak Tepat
Sepatu yang terlalu sempit atau hak tinggi dapat memberikan tekanan berlebih pada jari kaki dan menyebabkan kram. Pilih alas kaki yang nyaman dan sesuai ukuran untuk mencegah kondisi ini.Gangguan Sendi
Penyakit seperti asam urat dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat di sendi jari kaki, memicu peradangan, nyeri, dan kram. Faktor pemicunya termasuk konsumsi makanan tinggi purin, obesitas, hingga tekanan darah tinggi.Cedera Otot
Aktivitas fisik berat atau olahraga ekstrem tanpa pemanasan dapat membuat otot tertarik atau robek, yang memicu gejala seperti nyeri, bengkak, dan kram.Sirkulasi Darah yang Buruk
Aliran darah yang tidak lancar menyebabkan jaringan otot kekurangan oksigen dan nutrisi. Akibatnya, muncul gejala seperti mati rasa, nyeri, hingga kram di jari kaki.Kelainan dan Kerusakan Saraf
Gangguan pada saraf motorik, seperti pada penderita Parkinson, multiple sclerosis, atau cedera berat, dapat memicu kram yang menyakitkan pada jari kaki.
Selain itu, faktor lain seperti kekurangan vitamin D, kehamilan, hiperventilasi akibat serangan panik, gangguan tiroid, sirosis hati, dan penyakit ginjal kronis juga dapat menjadi penyebab.
Cara Mengatasi Kram Jari Kaki
Meski sering kali mereda dengan sendirinya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah kram jari kaki:
Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Minum air putih setidaknya 8 gelas per hari untuk menjaga keseimbangan elektrolit.Olahraga teratur
Luangkan waktu 150 menit per minggu untuk berolahraga agar otot dan sendi tetap sehat.Gunakan alas kaki yang sesuai
Hindari sepatu sempit atau bertumit tinggi untuk mencegah tekanan berlebih pada jari kaki.Konsumsi makanan bergizi
Pastikan asupan nutrisi harian cukup agar otot bekerja optimal.Gunakan obat pereda nyeri bila diperlukan
Jika kram disebabkan oleh gangguan sendi, obat pereda nyeri bisa membantu meredakan gejalanya.
Apabila kram jari kaki disertai nyeri hebat, kelemahan otot, atau berlangsung dalam jangka panjang, segera konsultasikan ke dokter atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Penanganan yang cepat dapat mencegah kondisi semakin parah, terutama jika berkaitan dengan gangguan saraf. (rdr/alodokter)






