PARITMALINTANG, RADARSUMBAR.COM – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, secara resmi menawarkan kawasan Pantai Tiram sebagai lokasi pembangunan pelabuhan kepada Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Langkah ini diambil guna memperkuat ekonomi pesisir dan mendorong konektivitas wilayah.
“Kami sangat serius membangun pelabuhan ini. Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi pintu masuk baru bagi pertumbuhan ekonomi pesisir,” ujar Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Parik Malintang, Kamis (24/4).
John menjelaskan bahwa dirinya telah memaparkan rencana pembangunan pelabuhan tersebut kepada pihak BKT sehari sebelumnya, Rabu (23/4), sebagai bentuk sinergi awal antara pemerintah daerah dan pusat dalam mewujudkan Padang Pariaman sebagai kawasan pesisir yang produktif, terhubung, dan kompetitif secara nasional.
Pantai Tiram dipilih sebagai lokasi strategis karena memiliki potensi besar, tidak hanya dalam sektor logistik, tetapi juga pariwisata. Pemkab Padang Pariaman bahkan berkomitmen menyediakan lahan dan mempermudah perizinan bagi para investor.
“Di kawasan pelabuhan ini nantinya bisa dibangun fasilitas pendukung seperti penginapan, area wisata pemandian, dan wahana hiburan untuk mendorong geliat pariwisata lokal,” tambahnya.
Pantai Tiram merupakan salah satu objek wisata unggulan di Padang Pariaman yang dikenal dengan keindahan alam dan kulinernya. Lokasinya yang berdekatan dengan Bandara Internasional Minangkabau menjadi nilai tambah strategis, terutama dalam mendukung akses transportasi ke kawasan kepulauan seperti Mentawai.
John menuturkan bahwa pihak BKT menyambut baik inisiatif tersebut dan siap memberikan dukungan terhadap rencana strategis ini. Ia berharap pembangunan pelabuhan bisa segera terwujud demi mendongkrak perekonomian warga.
“Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung realisasi pelabuhan ini,” pungkasnya. (rdr/ant)





