EKONOMI

Erick Thohir: Konsolidasi Danantara jadi Prioritas Utama dalam Investasi

0
×

Erick Thohir: Konsolidasi Danantara jadi Prioritas Utama dalam Investasi

Sebarkan artikel ini
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa konsolidasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menjadi prioritas utama untuk memastikan kelancaran operasional dan strategi investasi ke depan.

“Danantara ini baru lahir, dan di Danantara ada investasi dan operasional. Tentu kita memprioritaskan konsolidasi supaya mereka bisa jalan,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4/2025).

Saat ini, Danantara tengah dalam proses konsolidasi baik dari sisi operasional maupun strategi investasi. Erick menyampaikan bahwa pihaknya memberikan waktu bagi Danantara untuk melaksanakan tugasnya dengan penuh kesabaran.

“Danantara sedang konsolidasi operasional dan strategi investasi, kita kasih waktu mereka, kita juga mesti sabar,” kata Erick, menambahkan bahwa pemilihan orang-orang yang terlibat di dalamnya adalah orang-orang yang sangat kredibel.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) juga mengungkapkan bahwa Danantara mulai mendapatkan kepercayaan dari masyarakat internasional. Salah satu bukti kepercayaan tersebut adalah komitmen investasi bersama antara Indonesia dan Qatar yang melibatkan Danantara.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menjelaskan bahwa komitmen investasi bersama ini akan difokuskan pada sektor-sektor prioritas seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, infrastruktur digital, kesehatan, dan pariwisata.

Indonesia bersama Qatar telah menyepakati komitmen investasi bersama senilai 4 miliar dolar Amerika Serikat (AS), di mana masing-masing negara menyumbang 2 miliar dolar AS. Pandu Sjahrir memastikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Qatar telah menghasilkan komitmen investasi tersebut, yang akan mendukung pembangunan dan proyek strategis kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa komitmen investasi ini merupakan tindak lanjut dari diplomasi ekonomi Indonesia dan sinyal positif dari Qatar yang semakin mempererat kerja sama kedua negara. Komitmen tersebut diumumkan setelah pertemuan CEO Forum di Doha, Qatar, pada Minggu (13/4), yang juga diinisiasi oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie. (rdr/ant)