SUMBAR

Kakanwil Kemenag Sumbar Rekomendasikan Rendang-Bareh Solok untuk Jemaah Haji Embarkasi Padang

0
×

Kakanwil Kemenag Sumbar Rekomendasikan Rendang-Bareh Solok untuk Jemaah Haji Embarkasi Padang

Sebarkan artikel ini
Kakanwil Kemenag Sumbar merekomendasikan rendang untuk Jemaah haji Embarkasi Padang. (Foto: Dok. Ist)

PADANG, RADARSUMBAR.COM – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, Mahyudin, merekomendasikan rendang dan bareh Solok sebagai menu utama bagi jemaah haji Embarkasi Padang selama penerbangan menuju Tanah Suci dengan maskapai Lion Air.

Rekomendasi ini disampaikan oleh Mahyudin saat pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI, Muchlis Muhammad Hanafi, serta pada acara meal test bersama Lion Air di Asrama Haji Tabing Padang, Selasa (22/4/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Utama Super Airjet (Lion Group), Ari Azhari, Kabiro Kesra Al Amin mewakili Gubernur Sumbar, Kabid PHU, M. Rifki, serta pejabat lainnya yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji.

Menurut Mahyudin, meal test atau uji kualitas makanan dilakukan untuk memastikan bahwa menu yang disajikan kepada jemaah haji memenuhi standar kesehatan, cita rasa, dan kebersihan, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga makanan siap saji.

Dari hasil uji coba menu, PPIH Embarkasi Padang merekomendasikan rendang sebagai menu utama, diikuti dengan ayam balado, daging cabe ijo, semur, dan beberapa menu lainnya. “Rendang memiliki cita rasa yang cocok dengan lidah orang Indonesia dan sudah mendunia. Dagingnya juga empuk, sehingga sangat sesuai untuk jemaah haji,” kata Mahyudin.

Selain menu lauk, Mahyudin juga mengusulkan agar maskapai menggunakan beras Solok untuk konsumsi jemaah haji selama penerbangan. “Beras Solok memiliki cita rasa premium dan sudah biasa dikonsumsi masyarakat Sumbar. Kami berharap ini dapat dipenuhi jika anggaran memungkinkan,” tambahnya.

Secara umum, Mahyudin menilai sajian menu nusantara yang disiapkan oleh maskapai sudah baik. Namun, ia mencatat beberapa hal yang perlu disesuaikan, seperti tingkat keasinan dan kepedasan pada beberapa lauk. “Kami berharap menu yang disajikan saat keberangkatan ke Tanah Suci sudah sesuai dengan harapan jemaah,” ujar Mahyudin.

Sementara itu, Direktur Airport Lion Group Pusat, Capt. Ariga Cakrawala, mengungkapkan bahwa maskapai Lion Air akan menyiapkan tiga kali servis selama penerbangan: dua kali makanan utama dan satu kali makanan pendamping (snack). “Setiap satu kali servis, jemaah bisa memilih antara dua menu lauk, dengan pilihan jus buah, puding, dan minuman hangat. Kami juga sudah melakukan pra-meal test dan akan memperbaiki catatan minor yang diberikan,” katanya.

Terkait dengan usulan penggunaan beras lokal, Ariga menyatakan pihaknya akan segera membahasnya secara internal dan memastikan bahwa semua konsumsi yang disiapkan untuk jemaah haji telah mendapatkan sertifikasi halal. (rdr)