TANAH DATAR

Sirene Siaga Banjir Berbunyi, Warga Parambahan Tanah Datar Berhamburan Keluar Rumah

0
×

Sirene Siaga Banjir Berbunyi, Warga Parambahan Tanah Datar Berhamburan Keluar Rumah

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Parambahan, Kecamatan Lika Kaum, Kabupaten Tanah Datar keluar rumah saat sirene siaga di daerah itu berbunyi pada Senin (21/4/2025) malam. ANTARA/HO-BPBD. (Waspada banjir)

BATUSANGKAR, RADARSUMBAR.COM – Suasana panik sempat terjadi di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Senin malam (21/4), saat sirene peringatan siaga banjir tiba-tiba berbunyi di sekitar aliran Sungai Batang Lona. Bunyi sirene tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar, Ermon Revlin, menjelaskan bahwa sirene tersebut merupakan bagian dari sistem peringatan dini terhadap potensi banjir akibat meningkatnya debit air sungai.

“Sirene dibunyikan sebagai bentuk kewaspadaan dini. Debit Sungai Batang Lona mengalami kenaikan cukup signifikan akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini sejak sore hingga malam,” jelas Ermon di Batusangkar.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang, namun tetap waspada, serta mengambil langkah antisipatif jika kondisi air terus meningkat. “Bunyi sirene bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai tanda agar warga lebih siap dalam menghadapi kemungkinan terburuk,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa pemasangan sirene adalah bagian dari strategi Pemkab untuk menyebarluaskan informasi secara cepat dan merata di tengah masyarakat dalam situasi darurat.

“Kami mengimbau masyarakat segera mengamankan diri dan keluarga jika melihat tanda-tanda peningkatan debit air. Jangan mudah terpancing hoaks, dan ikuti imbauan dari pemerintah daerah,” katanya.

Hingga Senin tengah malam, kondisi debit air Sungai Batang Lona masih dalam batas aman dan belum sampai menggenangi permukiman warga. (rdr/ant)