KESEHATAN

Silent Walking, Tren Meditasi Berjalan Bermanfaat bagi Kesehatan Mental

0
×

Silent Walking, Tren Meditasi Berjalan Bermanfaat bagi Kesehatan Mental

Sebarkan artikel ini
ilustrasi silent walking. (dok. istimewa)
ilustrasi silent walking. (dok. istimewa)

JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Gaya hidup sehat semakin mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif di media sosial.

Salah satu tren terbaru yang tengah populer di platform seperti TikTok adalah Silent Walking – aktivitas berjalan tanpa gangguan suara yang kini dikenal sebagai metode healing atau pemulihan mental.

Dilansir dari laman pafikotajakartatimur.org, Silent Walking adalah aktivitas berjalan kaki yang dilakukan dalam keheningan total, tanpa mendengarkan musik, podcast, atau distraksi dari perangkat elektronik.

Tujuannya adalah untuk mencapai ketenangan mental, meningkatkan fokus, dan memperkuat koneksi antara tubuh, pikiran, dan lingkungan sekitar.

Dalam kehidupan modern yang dipenuhi oleh kebisingan dan tekanan, tren ini menjadi semacam pelarian sekaligus bentuk perawatan diri yang mudah diakses.

Aktivitas ini memadukan prinsip mindfulness dengan gerakan fisik, menjadikannya bentuk meditasi yang dinamis dan menyegarkan.

Apa Itu Silent Walking?

Silent Walking dapat diartikan sebagai praktik meditasi berjalan. Dalam praktik ini, seseorang berjalan dengan perlahan sambil memusatkan perhatian penuh pada langkah kaki, ritme napas, dan suasana di sekelilingnya.

Tidak ada musik, tidak ada ponsel – hanya momen sunyi dan kesadaran penuh atas keberadaan diri di saat ini.

Praktik ini sebenarnya telah dikenal dalam tradisi meditasi kuno, seperti dalam ajaran Buddhisme. Namun dalam versi modern, Silent Walking menjadi lebih fleksibel dan bisa dilakukan siapa saja, di mana saja.

Bagi orang-orang dengan rutinitas padat atau yang merasa canggung melakukan meditasi duduk, metode ini menjadi alternatif yang menarik.

Manfaat Silent Walking bagi Kesehatan Mental dan Fisik

Meskipun terlihat sederhana, manfaat dari Silent Walking ternyata sangat luas, mulai dari aspek mental hingga fisik. Berikut ini beberapa kebaikan yang ditawarkan oleh praktik ini:

  1. Mengurangi stres dan kecemasan
    Berjalan dalam keheningan membantu meredakan pikiran yang kalut. Fokus pada pernapasan dan langkah kaki mengalihkan perhatian dari beban pikiran, memberikan efek relaksasi yang menenangkan.
  2. Meningkatkan fokus dan konsentrasi
    Tanpa gangguan eksternal, Silent Walking melatih otak untuk lebih fokus. Ini bermanfaat dalam meningkatkan konsentrasi dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Menyehatkan jantung dan tubuh
    Seperti olahraga jalan kaki pada umumnya, aktivitas ini mendukung kesehatan jantung, membantu menjaga berat badan, dan meningkatkan kebugaran tubuh.
  4. Menyelaraskan tubuh dan pikiran
    Kesadaran penuh dalam bergerak menciptakan koneksi yang lebih kuat antara tubuh dan pikiran, membantu individu lebih mengenali dirinya sendiri.
  5. Meningkatkan kreativitas
    Banyak pelaku Silent Walking mengaku lebih mudah menemukan ide-ide segar setelah sesi berjalan sunyi. Pikiran yang tenang membuka ruang bagi inspirasi.
  6. Meningkatkan kualitas tidur
    Penurunan stres yang diperoleh dari aktivitas ini turut membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur pun menjadi lebih nyenyak dan memulihkan energi.

Tips Melakukan Silent Walking dengan Benar

Agar manfaat dari Silent Walking bisa dirasakan secara optimal, berikut beberapa panduan yang dapat diterapkan:

  • Pilih tempat yang tenang. Lokasi seperti taman, jalur pejalan kaki alami, atau tempat terbuka yang sepi sangat disarankan.
  • Mulailah dengan niat yang jelas. Misalnya, berniat untuk merasa lebih tenang atau ingin lebih terhubung dengan tubuh sendiri.
  • Fokus pada langkah kaki. Rasakan sentuhan kaki dengan tanah, dan sadari setiap gerakan tubuh saat melangkah.
  • Jaga postur tubuh. Tegakkan badan, biarkan bahu rileks, dan biarkan tangan bergerak natural.
  • Perhatikan napas. Tarik napas perlahan lewat hidung, hembuskan lewat mulut, dan selaraskan dengan langkah kaki.
  • Hindari gangguan. Simpan ponsel dan hindari mendengarkan musik. Tujuan utama adalah hadir sepenuhnya dalam momen tersebut.
  • Lakukan dengan santai. Tidak perlu terburu-buru atau merasa terbebani. Nikmati setiap langkah sebagai bentuk self-care.

Tren Positif dari Dunia Maya

Meski awalnya hanya menjadi tren di media sosial, Silent Walking kini menjelma menjadi gerakan gaya hidup baru yang membawa dampak positif.

Di tengah dunia yang terus bergerak cepat, aktivitas ini menjadi pengingat bahwa kita butuh waktu untuk berhenti sejenak, menarik napas, dan menyadari keberadaan diri kita sendiri.

Bagi mereka yang ingin menggabungkan olahraga ringan dengan refleksi diri, Silent Walking adalah pilihan yang tepat dan mudah dilakukan. Dalam keheningan, sering kali kita menemukan kedamaian yang selama ini kita cari. (rdr/klikdokter)