JAKARTA, RADARSUMBAR.COM – Timnas Uzbekistan sukses mencetak sejarah dengan menjuarai Piala Asia U-17 2025 setelah mengalahkan tuan rumah Arab Saudi dengan skor meyakinkan 2-0 di partai final yang digelar di Stadion King Fahd Sports City, Taif, Minggu (20/4) malam WIB.
Meski tampil dengan sembilan pemain sejak babak pertama, Uzbekistan tetap tampil solid dan efektif. Gol kemenangan dicetak oleh Mukhammad Khakimov pada menit ke-51, disusul gol Sadiridin Khasanov di menit ke-70.
Duel berlangsung sengit sejak menit pertama. Arab Saudi tampil menekan lewat peluang awal dari Abdulhadi Matari, namun tembakannya berhasil diamankan kiper Uzbekistan, Nematulloh Rustamjonov.
Uzbekistan tak tinggal diam. Lewat skema serangan cepat, mereka menciptakan sejumlah peluang, salah satunya lewat pergerakan Nurbek Sansernbaev pada menit ke-14, meski umpan silangnya gagal disambut rekannya.
Namun, petaka sempat menghampiri Uzbekistan. Pada menit ke-39, Sansernbaev diusir wasit usai melakukan aksi tidak sportif dengan menendang wajah pemain belakang Arab Saudi, Adel Hibah. Situasi makin sulit ketika bek Miraziz Abdukarimov juga mendapat kartu merah jelang turun minum, setelah melanggar Sabri Dahal di dalam kotak penalti.
Meski kalah jumlah pemain, Uzbekistan justru tampil lebih tajam di babak kedua. Arab Saudi yang diunggulkan di hadapan pendukungnya sendiri gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dan malah kecolongan dua gol yang mengubur mimpi mereka menjadi juara.
Langkah ke Final Arab Saudi melaju ke final setelah menyingkirkan Korea Selatan melalui adu penalti 3-1 (1-1). Sementara Uzbekistan melangkah ke laga puncak dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Korea Utara di semifinal.
Catatan Sejarah Ini merupakan final ketiga bagi Arab Saudi dan Uzbekistan di ajang Piala Asia U-17. Arab Saudi sebelumnya dua kali juara (1985 dan 1988), sementara Uzbekistan terakhir kali menjadi kampiun pada 2012 setelah menang adu penalti atas Jepang.
Uniknya, di fase grup turnamen tahun ini, Uzbekistan juga sempat mengalahkan Arab Saudi dengan skor telak 3-0—menandakan dominasi penuh mereka atas tuan rumah sepanjang turnamen. (rdr/ant)





